ULP KABUPATEN BEKASI  DIDUGA BERMAIN DENGAN   PERUSAHAAN BERDUIT

ULP KABUPATEN BEKASI DIDUGA BERMAIN DENGAN PERUSAHAAN BERDUIT

Peristiwa 0 Comment 34

KAB. BEKASI, Gemantara News

Terkait kegiatan Infrastruktur di Kabupaten Bekasi yang setiap Tahun di Alokasikan dari Dana APBD Kabupaten Bekasi, hal ini para Asosiasi Jasa Kontruksi Kabupaten Bekasi telah menyoroti Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bekasi

Terkait adanya dugaan penyimpangan yang di lakukan oleh pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bekasi, tentang para Pengusaha Pemenang Lelang Insfrastruktur yang berduit diluar Perusahan Kabupaten Bekasi yang telah mengeluarkan Uang / Fee sebagi pelancar dokumen lelang agar dapat di menangkan oleh pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Para Asosiasi Jasa Kontruksi Kabupaten Bekasi yang tidak bersedia namanya disebut mengatakan, “para Jasa Kontruksi Kabupaten Bekasi mengecam bahwa pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang diindikasikan telah bermain dengan Pengusaha di luar Kabupaten Bekasi, bahwa ULP adalah sebagai pintu gerbang untuk memenangkan Lelang di ULP, ” kata salah seorang Ketua Asiosiasi Jasa Kontruksi sebagai Narasumber.

Andri Adji Nurzaman Anggota Eksekutif GEMANTARA (EKBANG) Kabupaten Bekasi mengatakan, bahwa Unit Layanan Pengadaan (ULP) setiap Tahun sebagai pintu gerbang pengadaan lelang paket Infrastruktur di Kabupaten Bekasi yang diduga bagaikan kucing dalam karung yang selalu saja lari dari kenyataan, karena sebagai pengadaan lelang paket Insfrastuktur, bahwa bagi pemenang lelang di Kabupaten Bekasi setiap Tahun diindikasikan ULP dalam Pengadaan lelang selalu saja melirik Pengusaha yang berduit di luar Kabupaten Bekasi

“Sedangkan Pengusaha / Pemborong Jasa Kontruksi di Kabupaten Bekasi dapat diduga bagaikan Anak Tiri yang di anggap tidak berduit dan ULP selalu saja memenangkan Pengusaha Jasa Kontruksi di luar Kabupaten Bekasi dan tidak melihat Pengusaha / Pemborong yang ada di Kabupaten Bekasi,” kata Andri.

Andri menjelaskan, dengan banyaknya kegiatan ULP Infrastruktur di Kabupaten Bekasi, bahwa pihak ULP selalu saja menjadi bulan-bulan kepada Pemborong Kabupaten Bekasi, yang diduga bahwa ULP selalu mendahulukan Pengusaha / Pemborong yang berduit agar Lelang dapat di menangkan,” jelas Andri Adji Nurjaman. (Dri/Sum)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top