UJI KIR KOTA CIREBON BUTUH BANTUAN ANGGARAN PROPINSI UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN DAN PAD

UJI KIR KOTA CIREBON BUTUH BANTUAN ANGGARAN PROPINSI UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN DAN PAD

Pemerintahan Daerah 0 Comment 1


KOTA CIREBON, Gemantara News



Uji kir adalah serangkaian kegiatan menguji dan/atau memeriksa bagian-bagian kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan khusus dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan layak jalan.

Dan seperti yang kita ketahui, banyaknya kecelakaan kendaraan yang disebabkan ketidak laikan kendaraan dan kelalaian pengemudi. Atas dasar tersebut tim awak media Gemantara News ikut ambil bagian untuk menjalankan fungsi Pers dimana dituangkan dalam UU PERS No 40 Tahun 1999 Pasal 3 Ayat 1 yang berbunyi: Pers Nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial.

Tanggal 03/08/2022 tim awak media Gemantara News berkunjung ke Dinas Perhubungan Kota Cirebon dan bertemu dengan Bapak Cecep Sudrajat selaku Kepala Unit Pengujian Teknis Kendaraan Bermotor yang mendampingi tim awak media untuk melakukan kontrol sosial pada saat itu.

Dari hasil pantauan awak media Gemantara News, sistem pelayanan pendaftaran wajib uji masih menggunakan sistem offline dimana para wajib uji mendaftarkan kendaraannya langsung ke loket pendaftaran yang ada di Dinas Perhubungan Kota Cirebon.

Pembayaran Retribusi langsung diterima oleh pihak Bank Jawa Barat (BJB) seperti yang terlihat di depan pintu masuk pendaftaran bersejajar dengan pihak Bank BJB. Setelah didampingi sistem pendaftaran dan pembayaran, tim awak media menelusuri ke lajur uji dimana tim awak media memeriksa terlebih dahulu keabsahan alat uji apakah sudah dilakukan Tera/Kalibrasi terhadap peralatan yang digunakan. Dan stiker lulus uji ditemui disetiap peralatan yang digunakan, kami mengapresiasi atas alat yg bapak gunakan telah terkalibrasi, ucap tim awak media kepada petugas dilapangan.

Sistem pengiriman data hasil uji masih manual, dan tim awak media Gemantara News mengatakan “Pa hasil ini rentan dengan oknum yang ingin bermain curang, mohon ditingkatkan sistem ini dengan sistem Integrasi Alat Uji seperti yang kami lihat di Pengujian Kendaraan Bermotor di Kedaung Angke di Jakarta Barat yang menggunakan alat uji Merk Cosber” ujar awak media yg pernah mengunjungi pada waktu itu.

Kami melihat pengujian disana tidak ada lagi campur tangan operator penguji dalam pengiriman hasil data uji.

Bapak Ka UPT memahami itu semua, namun jika berkedapatan staf bermain maka akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Satu persatu alat dioperasikan dan berfungsi dengan baik, hanya kami melihat peralatan sudah sangat lawas dan perlu peremajaan/pergantian untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Iya Pak kami sudah mengajukan beberapakali ke propinsi untuk dapat bantuan keuangan, alhamdulillah tahun ini bantuan tersebut sudah di setujui hanya saja realisasinya kami belum mendapatkan sampai sekarang. “Padahal kami sangat mengharapkan bantuan tersebut karena alat kami ini sudah sangat lawas” imbuhnya penuh harapan. (red)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top