SISWA NEKAT MENCURI SURAT DOKUMEN AKTA TANAH WARISAN, AKHIRNYA SEBUT OKNUM IBU GURU YANG MENYURUH

SISWA NEKAT MENCURI SURAT DOKUMEN AKTA TANAH WARISAN, AKHIRNYA SEBUT OKNUM IBU GURU YANG MENYURUH

Kriminal 0 Comment 1

NIAS BARAT, Gemantara News

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Berbeda dengan guru yang satu ini, Salah seorang oknum Ibu guru SMAN 1 Mandrehe Kabupaten Nias Barat, MH S,Pd di duga melakukan perbuatan yang tidak terpuji, dan jangan patut di contoh, suruh siswanya berinisial IW (16) (perempuan) mencuri surat dokumen penting akta tanah warisan dari orang tua yang dimiliki FH.(A,Sosi Hia) Sabtu 21/5

Perbuatan ini dilakukan oleh seorang berinisial IW(16), siswa SMA N 1 Mandrehe Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Berdasarkan pengakuan IW (16) kepada awak media mengkonfirmasi ,ia menjelaskan pencurian dokumen surat akta tanah warisan FH (Ama Sosi) dilakukan bukan karena niatnya akan tetapi karena tekanan oknum Ibu guru MH yang menyuruhnya setiap kali jumpa di sekolah, ibu guru MH mengasuh mata pelajaran BK (Bimbingan Konseling) jelasnya

Dengan pernyataan oknum siswa IW menyampaikan sudah berkali-kali ibu guru MH memanggil dan memaksa saya, di pondok, atau Tribun Sekolah, apa saja yang di bilang sama saya curi dokumen surat harta warisan Ama Sosi Hia, lanjut siswa IW menyatakan kepada oknum guru MH, saya takut Bu,, ketahuan nanti bisa di usir saya di rumah itu dengan nada sedih, MH menyatakan kamu tidak akan ketahuan, ucap nya.Sehingga IW mengikuti pengaruh gurunya MH dan berhasil mengambil fotokopi dokumen, surat tanah harta warisan milik FH Ama Sosi dan menyerahkan kepada oknum guru MH namun ibu guru MH tidak mau, karena bukan dokumen asli.

Beberapa hari kemudian IW berupaya mencuri dokumen asli surat tanah harta warisan orang tua milik FH Ama Sosi, Atas Suruhan dan perintah dari oknum gurunya, sehingga berhasil dicuri, Senin tanggal 25 April 2022. dan Selasa 26 April 2022. Ianya memberikan Dokumen penting tersebut kepada Ibu gurunyanya MH disamping gedung tata usaha SMA N 1 MANDREHE. Kemudian Ibu Gurunya ini Inisial MH berpesan Jangan pernah mengaku kalau ada yang nanya sama kamu, sekalipun kamu dibawa di kantor polisi jangan pernah ngaku dan buka mulut karena mereka tidak bisa menuduh kamu kalau mereka tidak punya bukti bahkan dia bilang kalau kamu diusir dari rumah pindah kamu dirumah saya Tuturnya.

Dilanjutkan IW menyatakan hari Kamis Kami libur sekolah dan bapak FH Ama Sosi memeriksa surat dokumen warisan orang tua tersebut namun tidak terdapat sambil mereka nangis dan saya takut memberitahu karena tekanan dari ibu guru MH, di situlah bapak FH Ama Sosi memanggil kami semua keluarga berkumpul menanyakan surat dokumen itu mana tau mereka sudah memindahkannya, dan semua mereka jujur tidak mengetahui keberadaan surat itu.
Pada kesempatan itu kakak Nini berkata kepada saya “kenapa kamu takut jangan kwatir kalau memang kamu belum mengambil surat itu ambil buku Alkitab disitu kamu bersumpah Demi Nasib masa depanmu dan juga Nasib orang tuamu” di situ saya ketakutan sehingga aku jujur mengaku sudah saya ambil.ucap IW.

Di tempat yang sama FH Ama Sosmi membenarkan perbuatan yang dilakukan oleh seorang Siswa SMA N 1 MANDREHE Berinisial IW telah mencuri Dokumen Surat Akta Tanah Warisan orang tua kami, atas pengaruh dan suruhan oleh Oknum Gurunya yang berinisial MH, Ucap FH. Lanjut FH mengatakan saya sangat kesal atas kejadian ini, sebab IW adalah tinggal di rumahku sudah lama dan bertahun-tahun mulai dari Dia Kelas 1 SMP sampai dia masuk di kelas 2 SMA N 1 MANDREHE ini.

Saya juga sangat menyesalkan Perbuatan Oknum Guru inisial MH ini yang juga sebagai Guru Pengasuh Mata Pelajaran BK( Bimbingan Konseling) di SMA N 1 MANDREHE, yang seharusnya seorang Guru mendidik dalam hal yang baik bukan sebaliknya seperti ini malah mengajari siswa untuk Hal yang tidak baik (mencuri).
Perbuatan Oknum Guru Seperti ini sangatlah disayangkan. jika akhlak Oknum Guru Seperti ini terus dipelihara dan tidak segera diambil Tindakan oleh KEPALA UPTD DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN, INSPEKTUR PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA UTARA, DAN JUGA PEMERINTAH PUSAT saya khawatir Anak anak sekolah terkhusus di SMA N 1 MANDREHE yang dipersiapkan untuk membangun negeri kita ini kedepan Akhlak dan Moralnya akan rusak dengan Perbuatan Oknum Guru seperti ini. Ucap Ama Sosi Hia.

Oleh karena itu IW telah mengakui bahwa dia yang mencuri Dokumen surat penting Itu atas suruhan oknum Gurunya Disekolah Inisial MH dan telah ia serahkan dokumen itu kepada Guru Inisial MH tersebut. Setelah itu saya langsung menyuruh IW untuk mengambil kembali Dokumen tersebut namun tak juga dikembalikan, kemudian disusul oleh Anak saya Sosmi Hia dan keluarga yang lain untuk mengambil Dokumen surat tersebut, sehingga baru dikembalikan Oleh Oknum Guru SMA N 1 MANDREHE tersebut yang ianya ambil langsung didalam Mobil Milik Mereka dan ia serahkan kepada anak Saya Sosi Hia. FH mengakhiri.

Di tempat yang berbeda wartawan mencoba konfirmasi kepada pihak oknum Ibu guru MH ia membenarkan bahwa berinisial IW siswanya dan mengasuh salah satu mata pelajaran, Setiap memanggil anak ini dengan tujuan mendengarkan curhatnya .Soal menyuruh mencuri saya tidak pernah akan tetapi pernah menyuruh untuk mengambil sementara saja, bukan tujuan memilikinya hanya untuk melihat surat akta tanah warisan itu.tuturnya.(sg)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top