PROYEK BBWS DESA LAMAJANG  KEC. PANGALENGAN  DI DUGA LANGGAR UUD KIP  NO 14 TAHUN 2008

PROYEK BBWS DESA LAMAJANG KEC. PANGALENGAN DI DUGA LANGGAR UUD KIP NO 14 TAHUN 2008

Peristiwa 0 Comment 119

KAB. BANDUNG, Gemantara News

Mega proyek pembangunan bendungan yang dilaksanakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang terletak di Desa Lamajang, Kecamatan Kec. Pangalengan berbatasan dengan Kec. Cimaung Kab. Bandung menjadi sorotan banyak pihak.

Puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) yang dimotori PAC (Pimpinan Anak Cabang) Cimaung-Pangalengan yang dibantu penuh Sat Koti Mahatidana dan Humas PP MPC Kabupaten Bandung.

Dalam “Aksi dan Orasinya” puluhan Ormas PP tersebut memberhentikan sementara pekerjaan proyek BBWS perataan dan pengurugan tanah konstruksi yang tengah berjalan di Kp. Panenjoan RW 11 Desa Lamajang. Rabu 11/8/202.

“Kami memberhentikan pekerjaan karena adanya 8 (delapan) poin tuntutan warga yang belum terpenuhi, yang salah satu utamanya terkait keterangan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) juga tidak adanya pemasangan plang proyek dilokasi” tutur humas PP, Iwan Bule.

Perwakilan PP menyatakan, bahwa proyek yang dikerjakan Konsultannya oleh PT. Wahana Krida Konsulindo dan PT. Sakna sebagai Pelaksana, operasionalnya diberhentikan sementara hingga menunggu adanya informasi dan penjelasan atau klarifikasi dari pihak PT pelaksana dan keterangan pimpinan wilayah setempat (Kades).

Selanjutnya 2 (dua) alat berat (Beko dan Doser) tersebut tidak boleh beroperasi dulu, seperti yang dituturkan Humas PP MPC Iwan Bule, juga Danil perwakilan PAC PP setempat.

“Kami Ormas PP memberikan waktu selama 2 (dua) hari kepada pihak yang terkait untuk memberikan penjelasan dan keputusan, agar semua polemik yang sedang panas-panasnya ini bisa ada jalan keluarnya” ujar mereka mengutip konfirmasi yang didapat dari perwakilan perusahaan.

Pantauan lapangan, puluhan anggota PP juga menutup pintu masuk menuju proyek pembangunan, yaitu akses jalan untuk alat berat menuju puncak pembangunan di Kp. Panenjoan RW 11 Desa Lamajang tersebut.

Hal itu dilakukan agar aksi dan orasi 8 (delapan) tututan masyarakat yang diwakili Ormas Pemuda Pancasila ditanggapi oleh pihak perusahaan pelaksana proyek sebagai attensi.

MS (inisial), operator alat berat mengatakan, bahwa dirinya beserta rekan kerjanya tidak masalah alat berat diberhentikan, tetapi mungkin pekerjaan pengerukan tanah untuk akses jalan jadi agak terhambat, ujarnya.

Pihak Pelaksana PT Sakna (MS), berhasil dihubungi melalui sambungan telpon seluler mengatakan, bahwa semua perijinan dan Amdal dalam pengerjaan proyek itu ada, namun keterbatasan menunjukkan bukti tersebut dan solusi untuk informasikan perlu langsung di konferensi kan, tidak cukup hanya berkomunikasi via telepon.

Ditempat terpisah, perwakilan Ormas PP, Danil mewakili PAC PP dan Iwan Bule mewakili Humas juga ada Sat Koti MPC Kab. Bandung, mencoba sambangi Kades Lamajang, sebab pihak perwakilan Perusahaan/PT Pelaksana tidak ada di lokasi.

Dikarenakan giatan kantor Desa Lamajang sedang libur, maka mendatangi Kades ke rumahnya jadi alternatif. Namun Kades Yosep sedang tidak ada di rumah.

Di ruang depan rumah Kades, Penyataan Bersama Ormas PP dan 8 poin tuntutan dibacakan Danil (Mewakili PAC PP) disaksikan Iwan Bule (wakili Koti MPC), juga perwakilan Sat Koti Mahatidana MPC. Sementara mewakili Kades Lamajang oleh Kepala Dusun/Kadus, Andi Sukandi.

Kadus Andi terima pihak perwakilan Ormas PP wakili Kepala Desa serta berjanji, bahwa Pernyataan dan Tuntutan dari Ormas PP yang diutarakan akan disampaikan ke yang bersangkutan, dalam hal ini ke Pihak PT/Pelaksana melalui peran Pemdes Lamajang mempertemukan saja.

Massa PP pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib, walaupun belum ada jawaban pasti dari pihak PT Pelaksana dan terkait lainnya perihal penjelasan tentang pembangunan proyek BBWS tersebut sesuai aksi dan tuntutan yang disuarakan ormas PP.
( YUDI )

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top