PERTEMUAN FORUM KEPALA DESA INDONESIA DI SUMBERAGUNG DI BUBARKAN OLEH SATGAS COVID 19

PERTEMUAN FORUM KEPALA DESA INDONESIA DI SUMBERAGUNG DI BUBARKAN OLEH SATGAS COVID 19

Berita Daerah 0 Comment 25

BANYUWANGI, Gemantara News

Acara Konsolidasi yang digelar oleh Forum Kepala Desa Indonesia (FKDI) Jawa Timur, yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, dibubarkan Satgas Covid-19 pada hari Sabtu, 3 Juli 2021.

“Tindakan tegas dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Pesanggaran, karena dalam kegiatan yang dihadiri oleh 35 perwakilan Kepala Desa se-Jatim itu dianggap telah melanggar protokol kesehatan Covid-19, yaitu menimbulkan kerumunan.

“Adapun yang hadir dalam acara Konsolidasi itu selain 35 perwakilan Kepala Desa Se- Jawa Timur, tampak pula Kepala Desa Sumberagung, Vivin Agustin, Kepala Desa Kandangan, Riono, SH., Ketua DPD FKDI Jawa Timur, Jurianto Bambang Kuswantoro, Humas dan Publikasi DPP FKDI Jawa Timur, Ali Nurfatoni, dan Ketua Umum DPP FKDI, H. Bambang Kuntoro.

“Awalnya acara sempat dibuka dengan sambutan Kepala Desa Sumberagung, Vivin Agustin selaku tuan rumah, yang dalam menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para undangan.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada para tamu undangan yang hadir, kami selaku tuan rumah sangat menghargai kedatangan bapak ibu sekalian, kami juga mohon maaf apabila ada kekurangan dalam pertemuan kali ini

Harapannya acara bisa berjalan lancar walaupun ditengah PPKM Darurat, maka dalam acara ini kita juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Vivin Agustin.

Begitupula saat Kepala Desa Kandangan, Riono, SH., Mendapatkan kesempatan berbicara, dirinya juga menyampaikan hal yang hampir sama dengan Vivin Agustin.

“Disaat ini kita bersama-sama menjaga wilayah kita pada saat diterapkannya PPKM Darurat, kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat. Kita semua berkumpul disini dalam 2 hal yaitu saat sebelum PPKM Darurat belum diberlakukan dan PPKM Darurat telah ditetapkan. Berkumpulnya kita adalah dalam rangka silaturahmi dari para Kades se-Jawa Timur,” tutur Riono.

Sedangkan Ketua DPD FKDI Jawa Timur, Jurianto Bambang Kuswantoro, turut menyampaikan bahwa dirinya mewakili tamu undangan merasa bangga karena sudah disambut dengan baik di wilayah kabupaten Banyuwangi, dan acara kali ini adalah sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahmi kepala desa se-Jawa Timur.

“Adanya forum ini merupakan usaha dari rekan-rekan semua yang sudah menyambungkan dari Kepala Desa yang ada di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Jika ada seseorang yang memperlemah kearifan lokal maka kita sebagai Kades yang membawa bendera dan atribut Kepala Desa akan berusaha menyatukan,” terangnya.

Namun ketika acara masih berlangsung dan masuk pada pembacaan doa, yakni sekitar pukul 11.10 WIB, Satgas Covid-19 Kecamatan Pesanggaran datang dan kemudian membubarkan acara tersebut karena telah melanggar PPKM Darurat Jawa-Bali yang sudah ditetapkan yakni mulai tanggal 3 s/d 20 Juli 2021.

AKP Subandi, Kapolsek Pesanggaran, mengatakan karena PPKM Darurat Jawa-Bali sudah ditetapkan, maka pihaknya meminta agar acara dihentikan dan para peserta diminta membubarkan diri.

“Dengan telah ditetapkannya pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali, maka silahkan untuk membubarkan diri karena tidak ada kegiatan yang mengumpulkan orang.Kami satgas Covid 19 menghimbau jangan ada kegiatan berkerumun jika tetap dilakukan maka kami akan bubarkan sehingga tidak ada acara berkerumun lagi,” terang AKP Subandi.

“Semuanya ini untuk penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa dan Bali, salah satunya di Kabupaten Banyuwangi.”tegasnya.(Puji)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top