PEMILIHAN KEPALA DESA DI GAMPONG LEUPE KECAMATAN PIRAK TIMUR

PEMILIHAN KEPALA DESA DI GAMPONG LEUPE KECAMATAN PIRAK TIMUR

Berita Daerah 0 Comment 1

ACEH UTARA – Gemantara News

Pelaksanaan kegiatan pemilihan kepala desa ( PILKADES ) yang dilakukan di Gampong Leupe, Kecamatan Pirak Timur, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis 18/12/2021.

Seperti yang telah kita ketahui, beberapa waktu lalu kegiatan Pilkades sempat di berhentikan, mengingat rawannya penularan Covid-19 dan akhirnya kegiatan tersebut kini bisa dilakukan kembali, dengan syarat yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Menurut pantauan jurnalis Gemantara News, dalam kegiatan Pilkades pada hari ini camat Pirak Timu turun langsung untuk memantau kegiatan tersebut, guna untuk mengawasi secara langsung proses pelaksanaan kegiatan Pilkades yang berada disalah satu Desa dalam kecamatan yang dipimpin olehnya.

Ilyas, SE kepada media Gemantara News mengatakan” adapun dalam kegiatan ini kita laksanakan sesuai dengan anjuran dari Bupati Aceh Utara, nyakni salah satunya ialah para panitia khususnya harus telah melakukan Vaksinasi dan rapites, guna untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, disebabkan para panitia pelaksana yang sangat berperan dalam kegiatan ini.

Adapun bagi para masyarakat yang melakukan proses pemilihan, mereka dapat langsung kembali ke rumah masing-masing setelah melakukan kegiatan pencoblosan untuk mencegah terjadinya kerumunan, mengingat kondisi yang sedang kita hadapi saat ini, tutur Ilyas.

Selain itu, Marzuki SE yang merupakan sebagai PJ ( pejabat sementara ) di desa Leupe Kecamatan Pirak Timu menerangkan, kami memiliki tiga calon kandidat diantaranya Aiyub di no urut 1, Husain pada no urut ke 2 dan Ishak.H yang menempati posisi urutan ke 3.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini untuk masyarakat yang melakukan proses pemilihan, kami melakukan proses jeda waktu untuk salah satu solusi mencegah terjadinya kerumunan, selain itu kami juga menganjurkan mereka untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, ungkapnya.

Kepada jurnalis Gemantara News Muzakir menyatakan, bahwa jumlah DPT di desa tersebut sekitar 273 dan dalam pelaksanaan kegiatan ini bukan hanya para panitia pelaksana yang diwajibkan melakukan memiliki sertifikat vaksin, namun para masyarakat juganya juga harus memiliki sertifikat vaksin baru bisa melakukan kegiatan pencoblosan, namun sungguh disayangkan hal yang terjadi di lapangan sangat jauh berbeda dari yang terjadi di lapangan.( helmi )

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top