MUSLIM : KAKAN KEMENAG BOHONG

MUSLIM : KAKAN KEMENAG BOHONG

Berita Daerah 0 Comment 95

LANGSA, Gemantara News

Muslim, S.Pd,I membantah keras atas Stetmen Kakan Kemenag Langsa Drs H. Hasanuddin MH di salah satu media online yang mengatakan, “Sebelum di lakukan mutasi terlebih dahulu pembinaan secara lisan dan menyidak ke Sekolah”.

” Peryataan Kakan Kemenag Langsa itu bohong, sejauh ini kami tidak pernah di panggil untuk di beri pembinaan apa lagi di beri SP1,SP2,SP3, dan itu di akuinya bila diri nya tidak melakukan teguran secara tertulis” ujar Mantan Kepala MAN 2  Langsa yang di copot menjdi guru MIN pada media ini Selasa (13/7/2021) malam.

Sambungnya,”Secara pribadi saya bisa terima pencopotan ini karena jabatan itu adalah amanah, namun yang sampai saat ini masih jadi ganjalan di hati apa salah saya?,jika di katakan pembinaan telah di lakukan dengan cara sidak atau meninjau sekolah, selama saya mejabat kepala MAN 2 selama 16 bulan Kakan Kemenag Langsa hanya satu kali datang ke sekolah pada saat usai lebaran, selebih nya tidak pernah. Saya pernah di panggil menghadap ke kantor tapi hanya memberi larangan agar saya jangan Sapari.”ungkapnya.

“Dan saat itu Kakan Kemenag Langsa mengatakan, hari ini kamu masih saya pakai, Kemenag saya pimpinan, terlepas apapun jalannya Kemenag saya pimpinan Kemenag di bawah komando saya, apa dia Tentara memakai bahasa satu Komando, secara tidak langsung Kakan Kemenag Langsa memperlihatkan jati diri nya yang Arogan,”imbuhnya.

Menurut Muslim, andai pencopotan ini demi kelembagaan itu saya terima, tetapi jika dikatakan demi Prestasi,  pertanyaanya siapa Kepala Madrasah tunjukkan kepublik biar semua tau.

“Jika dikatakan pencopotan ini demi prestasi sekolah, pertanyaan nya mana kepala Madrasah yang sudah berprestasi tunjukkan kepublik” ujarnya .

Sambung nya,” Kemenag Langsa ini kan sebuah intansi pemerintah tentunya memiliki biokrasi, tetapi praktek nya biokrasi yang di bangun sangat miris, bayangkan ada pelantikan undang saya di kirim lewat WhatsApp jam 5,25 Wib pagi yang mengirim ke saya salah seorang staf Maknun, Birokrasi apa seperti ini, apa jam 5.25 Wib pagi itu sudah masuk jam kantor?, tanya Muslem.

“Jika kita mengacu pada Peraturan Mentri Agama No 58 tahun 2020, silakan tunjuk kan pada kami satu pain yang kami langgar dari 9 poin yang sudah di tetapkan,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Langsa Drs H Hasanuddin MH saat di konfirmasi awak media kantornya Selasa (13/7/2021) mengatakan bahwa,”proses mutasi Kepala Madrasah itu sudah sesuai prosedur dan melalui rapat atau kerja tim.”

“Mutasi kepala Madrasah sudah sesui Prosedur, itu bukan keputusan saya sendiri dan kami hanya mengusul kan ke Kanwil” ujarnya.

Pada saat di singgung apa ada di lakukan pembinaan atau teguran sebelum di mutasi, Dan Hasanuddin mengatakan, “teguran sudah kita lakukan kita panggil, Namum teguran secara tertis tidak kita lakukan” tandasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Langsa Drs H Hasanuddin MH saat di konfirmasi awak media kantornya Selasa (13/7/2021) mengatakan bahwa, proses mutasi Kepala Madrasah itu sudah sesuai prosedur dan melalui rapat atau kerja tim.

“Mutasi kepala Madrasah sudah sesui Prosedur, itu bukan keputusan saya sendiri dan kami hanya mengusul kan ke Kanwil” ujarnya.

Pada saat di singgung apa ada di lakukan pembinaan atau teguran sebelum di mutasi, Dan Hasanuddin mengatakan, “teguran sudah kita lakukan kita panggil, Namum teguran secara tertis tidak kita lakukan” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Langsa Drs H Hasanuddin MH saat di konfirmasi awak media kantornya Selasa (13/7/2021) mengatakan bahwa, proses mutasi Kepala Madrasah itu sudah sesuai prosedur dan melalui rapat atau kerja tim.

“Mutasi kepala Madrasah sudah sesuai Prosedur, itu bukan keputusan saya sendiri dan kami hanya mengusul kan ke Kanwil” ujarnya.

Pada saat di singgung apa ada di lakukan pembinaan atau teguran sebelum di mutasi, Dan Hasanuddin mengatakan, “teguran sudah kita lakukan kita panggil, Namum teguran secara tertulis tidak kita lakukan, tapi lebih kepemanggilan dan peninjauan ke sekolah, jika di tanya salah satu poin dari 9 pain yang di tetapkan di PMA 2020, itu tidak mungkin kami sampaikan di sini,”terang nya. (Sayid Muhammad)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top