MIRIS FISIK BANGUNAN PENUNJANG BELAJAR SMPN 2 PANAI TENGAH SANGAT MEMPRIHAHATINKAN DANA BOS DIPAKAI BAYAR HUTANG

MIRIS FISIK BANGUNAN PENUNJANG BELAJAR SMPN 2 PANAI TENGAH SANGAT MEMPRIHAHATINKAN DANA BOS DIPAKAI BAYAR HUTANG

Pendidikan 0 Comment 1

LABUHAN BATU, Gementara News

Fasilitas Sekolah termasuk salah satu aspek yang sangat perlu diperhatikan di berbagai lembaga pendidikan. Di beberapa sekolah tertentu, fasilitas sekolah masih belum ikut berkembang dengan kemajuan teknologi, bahkan di pedesaan masih banyak fasilitas sekolah yang jauh dari kata layak. Padahal, fasilitas sekolah peranannya sangat penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM).

Hal ini terlihat sangat memprihatinkan ketika Gemantara News melakukan kunjungan sebagai kontrol sosial ke SMPN 2 Panai Tengah, yang terletak di Desa Selat Beting Kec. Panai Tengah Kab.Labuhan batu Kamis (14/7/ 2022) terlihat situasi meja Belajar sangat Miris dan memprihatinkan, dimana Bangunan Ruang Belajar telah banyak yang Rusak, lantainya pun parah serta Asbes dan jendelanya telah banyak yang bolong- bolong.

Ketika hal ini dipertanyakan kepada Dahlan Op. Sunggu S.pd. Selaku Kepala Sekolah kenapa hal ini bisa terjadi padahal setiap tahun pemerintah mengucurkan dana untuk Program Pendidikan dan keperluan sekolah. Kepala Sekolah dengan singkat mengatakan “Saya baru menjabat 2 tahun Pak. Sedangkan sebelum Saya menjabat ada hutang mantan kepala sekolah yang lama harus kita bayar,” ungkap nya.

Kemudian ketika pertanyakan dikemanakan anggaran Dana Bos pertahun nya “Ya itulah Pak sebahagian kita pake untuk melunasi hutang hutang yang lama dan membayar gaji guru honorer,” Ujarnya.

Dijelaskanya, kita dapat bantuan dana Bos berjumlah dari murid, sedangkan murid saya hanya sekitar kurang lebih 170- 180 Siswa, sedangkan anggran dana Bos kita adakan buat pembayaran gaji guru honorer lagi, sebab guru PNS kita hanya ada 1 Orang dan hanya saya, dan yang 1 nya lagi hanya 2 orang, sedangkan guru honorer kita banyak kita bayar melalui dana Bos,” Jelasnya.

Berapa persen anggaran dana Bos terpakai untuk pembayaran gaji guru honorer hampir 60/70 persen, disalurkan terang Kepsek. Sebab bayar gaji Guru honorer Per jam, karena setiap mata pelajaran gaji guru honorer dihitung perjam.

“Sebanarnya sudah sangat tidak cocok saya rasa dengan gaji segitu di bandingkan kerja mereka, kita juga mengikuti peraturan sekolah seperti yang lain, bukan sesuka hati kita, bahkan saya mengucapkan kepada mereka sabar dulu,” Ucapnya.
Ia berharap semoga pemerintah cepat tanggap untuk melakukan pengangkatan PNS dari angkatan anggota guru honorer

“Dalam hal ini kita sebenarnya sudah berulang kali mengusulkan ke Kepala Dinas Pendidikan Pak, keluhan ini telah kita sampaikan, bahkan untuk penambahan ruang belajar 5 ruangan. Mudah mudahan terealisasi tahun ini, dan kita disini ingin juga fasilitas untuk anak belajar agar tidak terganggu apa lagi ruangan Compuiter tidak ada lagi, Compuiter nya telah rusak,” sambil menunjuk kearah PC komputer yang ada diruangan.

Beliau berharap kekosongan guru untuk mata pelajaran Penjas besar harapan saya kiranya Pemkab Dinas Pendidikan memperhatikan segala usulan kita pak, ujarnya. (Brinton sitinjak/ Rudi Fadli)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top