LPKN LAMPUNG MEDIASI PERTEMUAN PIHAK KOPERASI DENGAN WARGA DESA TOTO HARJO.

LPKN LAMPUNG MEDIASI PERTEMUAN PIHAK KOPERASI DENGAN WARGA DESA TOTO HARJO.

Berita Daerah 0 Comment 1

LAMPUNG TIMUR, Gemantara News.

Warga desa Toto Harjo Purbolinggo Lampung Timur yang bermasalah dengan koperasi yang berdomisili di Metro, di mediasi pihak LPKN ( Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara ) Propinsi Lampung dalam penyelesaian masalah hutang – piutang dengan pihak koperasi.

Adapun tempat pertemuan difasilitasi oleh kepala desa Toto Harjo dan pertemuannya diadakan dibalai desa setempat, Rabu (12/01/2022) dan pertemuan tersebut dampingi Bhabinkamtibmas Polsek Purbolinggo.

Jendral LPKN pusat Herman Gunawan membuka acara dan dimulai sambutan pertama kepala desa Toto Harjo Nurjanah mengatakan, pertemuan ini pihak kami hanya bisa memfasilitasi tempat pertemuan agar dapat
menemukan solusi yang baik antara kedua belah pihak, dan Nurjanah berpesan kepada warga nya untuk hidup seadanya dan jadikan permasalahan yang terjadi sekarang ini sebagai pelajaran, ujar Nurjanah.

Masih ditempat yang sama, sambutan kedua dari pihak Polsek Purbolinggo yang diwakili Bhabinkamtibmas Aipda Agus dan mengatakan, dalam pertemuan ini diharapkan ada penyelesaian yang terbaik antara kedua belah pihak, dan ada solusi yang terbaik untuk menyelesaikannya, tegas Aipda Agus.

Sambutan terakhir sebelum perundingan
diantara kedua belah pihak, Presiden Direktur LPKN pusat, Herman Gunawan menjelaskan, bahwa LPKN ini adalah, lembaga dibawah naungan kementerian perdagangan bukan
ormas atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Dan jelas memiliki pengadilan dibawah naungan kementerian
perdagangan dalam menyelesaikan sengketa dan melindungi konsumen, baik barang dan jasa, kata Herman.

Pantauan jurnalis Gemantara News pada salah satu nasabah koperasi (Windy) mengatakan, jika ibu- ibu yang hadir merupakan korban dari ibu Endang warga desa Toto Harjo dan modus operandinya Endang meminjam identitas KTP korban untuk meminjam uang ke koperasi keliling yang berasal dari kota metro. Setelah meminjam uang Endang melarikan diri hingga sekarang belum diketahui keberadaannya,
sehingga korban dikejar- kejar pihak koperasi untuk membayar hutang korban dari Endang tersebut ke pihak koperasi keliling, akhirnya para korban dari Endang ini merasa ketakutan dan tidak nyaman berada dirumah mereka sendiri, jelas Windy.

Dengan diturunkannya berita ini, diharapkan ada perhatian dari pihak terkait terutama dari pihak Pemda Lampung Timur, untuk menertibkan koperasi keliling yang beredar ditengah masyarakat (fk.nainggolan/ipung).

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top