LAGI-LAGI PEMERINTAH MENETAPKAN PPKM LEVEL 4 DIPERPANJANG SAMPAI 9 AGUSTUS 2021

LAGI-LAGI PEMERINTAH MENETAPKAN PPKM LEVEL 4 DIPERPANJANG SAMPAI 9 AGUSTUS 2021

Pemerintahan 0 Comment 42

JAKARTA, Gemantara News

Lagi-lagi Pemerintah memutuskan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 3 Agustus sampai dengan 9 Agustus 2021 dari Istana Bogor, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021) malam.

Dalam pembukaan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menyampaikan berterima kasih kepada para tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat yang berada di garda terdepan dalam menyelamatkan jiwa manusia akibat Covid-19.

Presiden Jokowi Juga menyampaikan mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan terhadap pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang kita lakukan lalu, tak lupa pula Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pilihan masyarakat dan pemerintah sama yaitu antara menghadapi ancaman keselamatan jiwa akibat Covid-19 dan menghadapi ancaman ekonomi kehilangan mata pencarian dan pekerjaan.

Untuk itu Gas dan Rem harus dilakukan secara dinamis, sesuai perkembangan Covid-19 dihari-hari terakhir, ujarnya.

Presiden Jokowi menekankan untuk melaksanakan 3 pilar utama yaitu: percepatan Vaksinasi, penerapan 3M, kegiatan Tracing, Testing dan Treatmen secara masif dan termasuk menjaga BOR (Bed Occupancy Rate) penambahan fasilitas isolasi terpusat dan menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oxygen.

“PPKM Level 4 yang diberlakukan tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus kemarin telah membawa perbaikan skala nasional dibanding sebelumnya baik konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase BOR (Bed Occupancy Rate),” ujarnya.!

Dengan mempertimbangkan salah satu faktor yang membuat kasus Covid-19 melonjak adalah semakin meluasnya penularan varian baru virus corona. Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari Tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten/kota tertentu dengan penyesuaian aktifitas dan mobilitas masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah, dimana hal-hal teknis dijelaskan oleh menko dan menteri terkait.

Pemerintah juga akan memberikan bantuan atas dampak pembatasan mobilitas dan akitifitas sosial ekonomi, agar percepatan bantuan sosial agar disegerakan kepada masyarakat program keluarga harapan (PKH), bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan langsung tunai (BLT) desa, bantuan subsidi upah, usaha mikro kecil program banpres yang sudah diluncurkan 30 Juli yang lalu, ucapnya.!

Menurut Presiden Jokowi, bahwa perkembangan kasus Covid-19 ini masih sangat dinamis dan fluktuatif, Presiden Jokowi mengajak pemerintah dan masyarakat tetap waspada dalam mengendalikan kasus Covid-19 ini. Dengan melalui usaha dan kerja keras serta pengorbanan dalam menjalani PPKM ini, diakhir pidato Presiden berharap rakyat Indonesia dapat segera terbebas dari pandemi Covid-19 ini tutupnya,.! (biro jakarta)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top