KINERJA PELAYANAN POLRES KEPULAUAN MERANTI-RIAU PATUT DIPERTANYAKAN KEPROFESIONALISMENYA DALAM PENEGAKKAN HUKUM

KINERJA PELAYANAN POLRES KEPULAUAN MERANTI-RIAU PATUT DIPERTANYAKAN KEPROFESIONALISMENYA DALAM PENEGAKKAN HUKUM

Hukum 0 Comment 87

RIAU, Gemantara News

Laporan dugaan kegiatan ilegal loging yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dilaporkan ormas Gema Nusantara sudah hampir memasuki minggu ketiga, akan tetapi belum ada tindakan maupun lanjutan yang berarti dari Kepolisian resort Kepulauan Meranti.

Sehingga organisasi masyarakat Gema Nusantara yang bergerak dalam kontrol sosial, sesuai dengan pasal 4 ayat 11-13 yang tercantum dalam AD/ART perkumpulan Gema Nusantara menyatakan:
1. Pasal 4 ayat 11
Gema Nusantara melaksanakan kontrol sosial dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi sampai tingkat Nasional
2. Pasal 4 ayat 12
Menyelenggarakan penerbitan pers, menyebarkan informasi dan publikasi kepada masyarakat dalam upaya membangun dan mencerdaskan masyarakat.
3. Pasal 4 ayat 13
Upaya mengakumulatifkan keberhasilan tugas-tugas pemerintah dengan segala bidang yang selanjutnya dituangkan dalam media Gemantara News dan Genus Bhayangkara One.

Organisasi Masyarakat Gema Nusantara (Gemantara) Eksekutif Cabang Kepulauan Meranti, pada hari Rabu 19 Mei 2021 berkunjung ke markas Kepolisian Resort Kepulauan Meranti guna mempertanyakan progres laporan dugaan kegiatan ilegal loging yang telah di laporkan tertanggal 08 Mei 2021, sekaligus mempertanyakan nomor aduan yang pada saat pelaporan belum di dapatkan karena adanya kendala teknis.

Kunjungan tersebut langsung dilakukan oleh Ketua Eksekutif Cabang Gema Nusantara Kepulauan Meranti (nasril), dan di sambut oleh Ipda Suryadi yang mana beliau menjabat sebagai KSPKT. Akan tetapi dalam kunjungan tersebut masih saja belum mendapatkan nomor aduan dan menghasilkan jawaban yang berarti.

Pada awak media Nasril selaku Ketua Gema Nusantara Eksekutif Cabang Meranti menyatakan bahwa “Kedatangan kami ke markas Kepolisian Resort ini bertujuan untuk mempertanyakan tentang tindak lanjut laporan kami beberapa waktu lalu tentang dugaan ilegal loging dan juga meminta nomor aduanya agar mudah dalan mempertanyakan progresnya, akan tetapi tidak di berikan. Untuk mendapatkannya kami harus menjumpai atasannya dahulu (Kapolres) baru dapat nomor aduan tersebut.
Tentu saja ini jadi pertanyaan besar bagi kami selaku pelapor.”

Selanjutnya Ketua Gema Nusantara Eksekutif Cabang Meranti juga menginformasikan bahwa beliau telah melaporkan hal tersebut kepada Ketua Gema Nusantara Eksekutif Daerah provinsi Riau tentang hasil kedatangannya ke Markas Polres Meranti termasuk pertanyaan diluar dugaan dari pihak kepolisian tentang pemberitaan yang sudah di terbitkan mengenai Dugaan Ilegal Loging ini.

Saat ditemui oleh awak media di kediamannya untuk mempertanyakan kebenaran informasi yg telah dapat pada saat mewawancarai ketua Gemantara Eksekutif Cabang Meranti.

Ketua Gema Nusantara Eksekutif Daerah provinsi Riau (Harles) membenarkan bahwa anggotanya sudah datang ke Polres Meranti untuk mempertanyakan tindak lanjut laporan tempo hari. Akan tetapi berdasarkan laporan anggotanya, bahwa anggotanya tidak mendapatkan apa yang diharapkan malah di pertanyakan tentang pemberitaan yang telah terbit yaitu tentang berita dugaan ilegal loging tersebut. “Bagi kami sangat tidak layak sekali seorang KSPKT (Ipda Suryadi) mempertanyakan kepada anggota saya tentang pemberitaan ilegal loging, katanya kalian kok main buat berita. Yang lain kan banyak juga kok tidak kalian beritakan. “Apakah mereka ini tidak faham dengan kerja dan tugas awak media, ormas dan juga LSM, yang berbadan hukum dan disahkan oleh Kemendagri.”

Lebih lanjut Harles mengatakan apa yang kami lihat dan kami dengar itulah yang awak media tulis tanpa harus dipilah-pilah, seobyektif mungkin, apakah milik siapa, dan menyangkut oknum apa. Bagi kami apa yang perlu di informasikan kepada masyarakat dan pemerintah ya kami informasikan.

Harles juga menegaskan anehnya untuk mendapatkan nomor aduan harus jumpai Kapolres, ada apa sebenarnya dengan Polres Meranti ini, apakah ini merupakan SOP Kepolisian atau bagaimana? Jadi pertanyaan besar bagi kami selaku pelaku “kontrol sosial”.

Di informasikan pula kepada awak media bahwa ormas Gema Nusantara telah mengirimkan laporan tembusan kepada Kementerian Lingkungan Hidup, Bareskrim Mabes Polri dan juga Polda Riau. Gema Nusantara terus mengawal laporan ini baik di daerah ataupun di tingkat pusat. Hal tersebut berdasarkan informasi yang kami dapat, yang mana di duga kuat kegiatan ini di latar belakangi melibatkan oknum anggota polisi polres tersebut. Tentunya tidak lepas kemungkinan bahwa laporan tersebut tidak tanggap respon di duga masuk angin.

Ketua Gema Nusantara Eksekutif Daerah provinsi Riau (Harles) menyebutkan “Kita juga berharap kepada Yang Terhormat Bapak KAPOLRI JENDRAL LISTYO SIGIT PRABOWO untuk dilakukannya evaluasi terhadap anggotanya yang ada di Kepulauan Meranti agar tugas fungsi dari anggotanya dapat terlaksana dengan baik sebagaimana fungsinya untuk membuat nyaman terhadap masyarakat. Yang jelas kita akan jalin komunikasi terus hingga laporan kegiatan yang merugikan ini dapat di tegakkan secara hukum yang berlaku, agar menjadi polri presisi, tutupnya. (Biro Riau)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top