HATI – HATI DI PURWAKARTA DITEMUKAN KASUS MODUS TRANSAKSI NARKOBA SECARA ONLINE MELALUI PENGIRIMAN JASA EKSPEDISI

HATI – HATI DI PURWAKARTA DITEMUKAN KASUS MODUS TRANSAKSI NARKOBA SECARA ONLINE MELALUI PENGIRIMAN JASA EKSPEDISI

Berita Daerah 0 Comment 126

PURWAKARTA, Gemantara News

Keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta mengungkap kasus peredaran narkoba bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi, dimana barang haram tersebut dikemas bersama paket pakaian. Demikian dikatakan Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP. Usep Supiyan saat menggelar konferensi pers di Aula Sarja Arya Rancana Mapolres Purwakarta, pada Rabu, (29/9/2021).

“Narkoba jenis tembakau sintetis atau tembakau gorila, saat ini banyak transaksinya melalui online bahkan dikirim dengan menggunakan jasa ekspedisi seperti dengan cara dikemas bersama paket pakaian,” ungkap AKP Usep Supiyan.

Untuk itu, lanjut Kasat Narkoba, anggotanya senantiasa terus mengawasi setiap pergerakan transaksi yang saat ini didominasi secara online, termasuk mengawasi barang-barang yang dikirim melalui jasa ekspedisi.

“Kita mengetahuinya secara online juga, setelah kita mengetahui bahwa ada transaksi narkoba dan pengirimannya menggunakan ekspedisi maka anggota kita bergerak dan melalukan penangkapan pelaku juga menyita barangnya,” ujarnya.

Sasaran para pengedar Narkoba, ditambahkan AKP Usep, tidak memandang umur maupun kalangan. Bahkan tak jarang, narkoba saat ini sudah masuk ke ranah dunia pendidikan.

“Semua berisiko, umur, kalangan, sosial, semua sasaran para pengedar Narkoba termasuk para pelajar. Untuk itu, kami dari kepolisian terus memantau semua pergerakan masyarakat termasuk pelajar,” tegasnya.

Hati-hati! Peredaran Narkoba di Purwakarta Bermodus Pengiriman Lewat Jasa Ekspedisi, Menyasar hingga Pelajar Diketahui, dalam dua pekan terakhir, sebelas orang tersangka diringkus satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor

Untuk para tersangka itu, bakal dikenakan ancaman Pasal sesuai kasusnya masing-masing, di antaranya Pasal 114 Ayat (2) dan Ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Maka akibat perbuatannya 12 tersangka ini dikenakan ancaman sesuai kasusnya itu 5 hingga 20 tahun penjara dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar hingga paling banyak Rp10 miliar,” ungkapnya. (robin/korwil 2)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top