GEMANTARA ACEH UTARA MENDUKUNG HIMBAUAN HENTIKAN SEMUA AKTIFITAS 10 MENIT SEBELUM AZAN

GEMANTARA ACEH UTARA MENDUKUNG HIMBAUAN HENTIKAN SEMUA AKTIFITAS 10 MENIT SEBELUM AZAN

Berita Daerah 0 Comment 60

ACEH UTARA, Gemantara News

Dilansir dari media koranindependen.co Masyarakat yang berdagang di Lhoksukon yang merupakan pusat Ibu Kota Kabupaten Aceh Utara ini, di himbau agar menghentikan segala kegiatan jual beli minimal 10 menit menjelang kumandang azan di setiap shalat fardhu.

Himbauan ini disampaikan melalui surat keputusan bersama Muspika Plus dan Komponen Masyarakat Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara Tahun 2020 tentang Penegakan Syari’at Islam dan Penyelamatan Generasi yang telah di deklarasikan pada 10 Oktober 2020 lalu.

Adapun dasar pengeluaran himbauan itu juga senada dengan pelaksanaan syariat Islam di Provinsi Aceh, yang tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002, juga tertera pada Perbup Aceh Utara No. 33 Tahun 2014 tentang Penguatan Pelaksanaan Syari’at Islam .

Sejauh ini, himbauan tersebut masih tahap sosialisasi dan belum ada sanksi yang bisa dijatuhkan jika ada pelanggar himbauan.

meskipun masih tahap sosialisasi namun langkah yang diambil oleh muspika plus dan masyarakat mendapat respon positif dari Ormas Gemantara Aceh Utara.

“Alhamdulillah saya sangat mengapresiasi dan sangat mendukung dengan langkah yang di ambil muspika plus dan komponen masyarakat Lhoksukon,”ungkap Iskandar,S.Kom.M.S.M selaku Ketua Gemantara Aceh Utara.

Dengan adanya sosialisasi seperti itu diharapakan bisa memberikan contoh buat yang lain dan semoga kedepan baik pedangan maupun maayarakat akan patuh dengan aturan tersebut.

“Semoga adanya kesadaran kita semua masyarakat mengindahkan peraturan tersebut demi mewujudkan Kota Lhoksukon yang lebih bersyariah,”Tambahnya.(Korwil 1)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top