GEMANTARA ACEH UTARA DUKUNG KAJARI ACEH UTARA USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DI BAITUL MALL

GEMANTARA ACEH UTARA DUKUNG KAJARI ACEH UTARA USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DI BAITUL MALL

Hukum 0 Comment 1

ACEH UTARA, Gemantara News.

Ketua Ormas Gemantara Aceh Utara Iskandar S.Kom.M.S.M memberi dukungan atas tindakan Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Utara untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengelolaan Zakat di Baitul Mal Aceh Utara.

“Saya sangat mendukung dan juga mengapresiasi langkah yang sudah di ambil oleh kejaksaan negeri Aceh Utara untuk menggeledah kantor Baitul Mal Aceh Utara dan juga saya berharap kasus dugaan korupsi tersebut diselesaikan dengan tuntas,” Ungkap Iskandar, S.Kom. M.S.M pada Kamis,(14/07/2022).

Kami sangat sedih melihat kinerja pihak Baitul Mall seperti ini, dan kita ketahui bersama disitu banyak uang zakat dan infaq masyarkat yang dikolola, dengan tujuan kemiskinan bisa berkurang di Aceh Utara, tambahnya.

“Kita memohon kepada pihak penegak hukum sikat habis tikus-tikus yang ada di tubuh Baitul Mall Aceh Utara,” tegas nya.

Dikutip dari media Pujatvaceh.com, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Utara, Diah Ayu Hartati, mengatakan, penggeledahan Kantor Baitul Mal Aceh Utara pada Selasa kemarin, dilakukan untuk mencari bukti berupa dokumen pengadaan 251 unit rumah senif untuk fakir dan miskin tahun anggaran 2021.

Penanganan kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat, yang mengaku pembangunan rumah bantuan tersebut tidak sesuai.

Menurutnya, kuat dugaan bahwa telah terjadi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana zakat di Kantor Baitul Mal tersebut senilai 11,2 milyar lebih Tahun Anggaran 2021.

“Kami kemarin baru saja melakukan penggeledahan di Kantor Baitul Mal Aceh Utara yang ada di Lhokseumawe terkait dengan pencarian bukti-bukti khususnya dokumen-dokumen terkait pengadaan rumah untuk fakir miskin sebanyak 251 unit di Aceh Utara.

Di mana penanganan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat bahwa Rumah Baitul Mal untuk fakir miskin itu di lapangan ternyata tidak sebagaimana yang diharapkan, di lapangan cuman terdiri tembok saja dan dari laporan mereka itu dari 251 unit hanya 20%.

Kita melihat memang kuat dugaan bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana zakat di Baitul Mal tersebut tahun anggaran 2021 senilai kurang lebih 11.295 miliar.

Modusnya itu kita mendapatkan informasi bahwa uang itu sudah habis diambil 100% tetapi rumah untuk fakir miskin itu ternyata tidak dikerjakan“ kata Diah Ayu Hartati, Kajari Aceh Utara.(Saiful)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top