DITIPU AGEN, PASANGAN SUAMI-ISTRI WARGA PURWAKARTA TERKATUNG-KATUNG DI ARAB SAUDI

DITIPU AGEN, PASANGAN SUAMI-ISTRI WARGA PURWAKARTA TERKATUNG-KATUNG DI ARAB SAUDI

Berita Daerah 0 Comment 1

PURWAKARTA, Gemantara News

Nasib pilu dialami Jajang (50) lelaki paruh baya warga Kp. Cinaya Rt 04/Rw 08 Desa Nangewer Kec. Darangdan Purwakarta Jawa barat beserta Istri, ingin mengadu nasib mencari pekerjaan di Negeri orang ternyata tidak seindah yang dibayangkan, Jaja beserta istri Nurbaeti Usup Damiri (37)
malah kini sudah 5 bulan terkatung-katung tanpa kejelasan di Arab Saudi

Gemantara News pun berhasil menghubungi melalui sambungan telepon selulernya dan pesan singkat WhatssApp ketika dihubungi “Aslm tolong bantu kami berdua Pak.. mau pulang ke indo, saya di sini ga bisa pulang, ! Bisa pulang saya dengan sarat harus ganti rugi rp 100 jt begitu kata majikan, karena kami udah dibeli ku saya kata majikan, saya mau pulang Pak.. kasihan istri saya, tolong bantu saya pak.. ,” tuturnya dalam pembicaraan awal, dengan suara tersendat penuh harap

Dalam perbincanganya kepada Gemantara News, Jaja menuturkan, awalnya Ia berkenalan dengan seseorang pria warga Plered Kab. Purwakarta dan ditawarkan untuk bekerja di Inggris, “karena butuh pekerjaan apalagi ikut bersama istri, tanpa pikir panjang saya menerima tawaran tersebut apalagi dijanjikan ke Inggris saya mau, tapi kalau tau ke Arab Saudi mungkin saya tidak mau,” terangnya.

Menurut keterangan Jaja, “awalnya saya ditawarin ke Inggris, langsung saya diproses, sudah saatnya mau terbang katanya gak ada Visanya, jadi ada juga yang ke Saudi dan ini juga kebetulan transitnya ke Saudi katanya di Amir. Karena katanya lagi butuh di Saudi yah.. kita coba karena dibilangin majikanya orang baik “tapi yang baik itu kata dia, tapi yang merasakan kan bukan dia, memang orangnya baik, tapi saya kan tidak mau kerja disitu. Karena terus saya di bujuk-bujuk sama sponsornya, saya ngalah” tuturnya

Lebih lanjut Ia menerankan, tanggal 3 Pebruari 2022 akhirnya berangkat dengan alasan satu rumah sama istri saya, ternyata tidak, dan dalam arti sekarang tidak betah, ingin mau pulang dan disini juga saya diperdagangkan oleh sponsornya gitu mungkin, disininya dikenakan sama majikan dibelinya 2 orang seharga 45. 000 real karena dibeli jadi se enaknya mengerjakan juga ini tidak ijin Sama kelurahan makanya Pak Kades menanyain sama anak saya,” ujarnya.

Kepala Desa Nangewer Asep munajat,
ketika hendak di konfirmasi di kantornya tidak ada di tempat “Pak Kades lagi keluar untuk persiapan acara Gempungan besok,” Ujar salah seorang Staf nya, tetapi telah mengetahui hal tersebut

Kini, Jaja berharap bisa kembali ke Indonesia dan bertemu dengan keluarganya di Purwakarta Namun, ia mengaku bingung bagaimana bisa pulang ke Tanah Air karena harus ganti rugi rp 100 jt bahwasanya menurut majikan mereka sudah di beli. (Robin)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top