DIDUGA AKIBAT LEMAHNYA PENGAWASAN BPH MIGAS BEBERAPA SPBU DI PURWAKARTA BEBAS MENJUAL SOLAR BERSUBSIDI

DIDUGA AKIBAT LEMAHNYA PENGAWASAN BPH MIGAS BEBERAPA SPBU DI PURWAKARTA BEBAS MENJUAL SOLAR BERSUBSIDI

Peristiwa 0 Comment 20

PURWAKARTA, Gemantara News

Penyalahgunaan solar subsidi masih marak terjadi di berbagai daerah, terutama di kab. Purwakarta Jawa Barat beberapa titik penyalur atau SPBU diduga melakukan penyimpangan solar subsidi dan dijual kembali sebagai solar industri kepada proyek proyek tertentu

Beberapa waktu lalu ketika Gemantara News melakukan pengisian BBM disalah satu SPBU 34.41115 berlokasi di jalan raya Cikampek – Sadang persisnya didaerah Cibening Kec. Bungursari SPBU tersebut menjual kepada mobil truk yang didalamnya diperkirakan ada 10 drum dengan ditutup pakai terpal yang setiap pengisian bisa mencapai 8 ton setiap harinya. Layaknya seperti pengisian BBM biasa dengan mengisi melalui tanki mobil truk tersebut ternyata dari tanki ke drum sudah ada mesin pompa menyedot sepintas terlihat hanya pengisian biasa

Pengawas SPBU 34.41115 Riska ketika di konfirmasi “saya tidak tahu menahu adanya hal itu dan saya masih baru disini silahkan aja dihubungi bos saya” ujarnya

Manager SPBU Cibening, Daseng ketika dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan, tidak tahu jika ada kendaraan yang membeli solar subsidi lebih dari satu ton, yang mana aturan SPBU tidak boleh menjual solar subsidi ke pengusaha industri, “apabila memang terjadi kesalahan pelayanan kami dan penjualan solar subsidi ke proyek, kami siap dilaporkan ke polisi sesuai data”. tantangnya

Ditempat terpisah ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Dan Gas Bumi (HISWANA MIGAS) Dewan Pimpinan Cabang Purwakarta, Ari ketika di konfirmasi awak media di kantornya mengatakan ” untuk penindakan kami tidak ada wewenang hanya menjembatani laporan masyarakat ke pengusaha dan tidak bisa bertindak tegas serta sewenang wenang karena masih ada bagian yang lebih berhak dari Pertamina pusat, kalaupun ada pelanggaran seperti itu sangsinya bisa pengurangan kuota ataupun ijin nya di cabut, terimakasih atas masukanya”. ujar Ari

Dengan adanya praktik seperti ini diduga potensi kerugian negara cukup besar karena subsidi tersebut seharusnya diterima rakyat miskin atau pengusaha kecil
Dalam hal ini kiranya pemerintah perlu menindak tegas jika ditemukan adanya penyelewengan solar bersubsidi Terutama solar yang dijual untuk industri yang diduga beras
al dari solar subsidi.(robin/korwil 2)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top