DI SUMEDANG TIGA PABRIK ESENSIAL DAN SATU PABRIK NON ESENSIAL DITIPIRING

DI SUMEDANG TIGA PABRIK ESENSIAL DAN SATU PABRIK NON ESENSIAL DITIPIRING

TNI / Polri 0 Comment 1

SUMEDANG, Gemantara News

Kapolres Eko Prasetyo, Dandim 0610 Sumedang Zaenal mustofa dan Kajari Nutmayani melakukan pengecekan terhadap Pabrik yang berada di wilayah kec. Jati nangor dan kec. Cimanggung, Kab. Sumedang. Rabu (14/7/21).

Pabrik yang berada di wilayah kec. Jatinangor KPS (Karya Putra sangkuriang), Shimada Karya Indonesia dan Nishkawa karta Indonesia yang termasuk katagori esensial dan Pabrik yang berada di kec. Cimanggung Pabrik Insan sandang (esensial) dan Pabrik Sarana Inti Presisi (Non Esensial).

Dari hasil pengecekan Kapolres, Dandim dan Kajari Pabrik Pabrik KPS, Pabrik Shimada Karya Indonesia dan Pabrik Nishkawa karta Indonesia (esensial) telah melakukan pelanggaran memperkerjakan karyawannya masih diatas 50 persen serta Pabrik Sarana Inti Presisi (Non Esensial) telah melakukan pelanggaran yang seharusnya ditutup saat ini masih beroperasi , dan tidak sesuai Perbub nomor 70 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan Bupati Sumedang nomor 69 tahun 2021 tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat darurat corona virus dease 2019.

Dari ke empat Pabrik yang esensial maupun non esensial dilakukan penindakan berupa tipiring yang ancaman hukumannya selama 3 bulan dan denda Minimal lima juta rupian dan maksimal lima puluh juta rupiah.

Dandim, Tadi sudah melaksanakan Pengawasan pengecekan dan patroli terkait dengan pelaksanaan PPKM darurat yang telah dilaksanakankan masih ada berapa perusahaan yang tidak mengikuti aturan terus mendagri apabila kita tidak menegakkan ini kasihan masyarakat ekonomi penting tapi nyawa manusia lebih penting dari segalanya. Tutur Dandim.

Kapolres patroli lakukan di wilayah barat Kab. Sumedang dan analisa menko maritim dan investasi bahwa di daerah ini masih terdapat pabrik-pabrik yang beroperasi secara penuh pakta tersebut hari ini ditemukan dan kita lakukan penindakan kita harapkan kedepannya hal hal tersebut tidak di temukan. Tutur Kapolres.

Kajari, Telah menemukan beberapa pelanggaran terhadap penegakan PPKM yang dilakukan beberapa pabrik yang kita temukan yang di harapkan mereka memenuhi ketentuan dari pemerintah agar agar pandemi ini cepat mereda. Tutur Kajari.
(Biro Smd/Dev)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top