DI SUBANG  KH MUHYIDIN PAHLAWAN TANPA TANDA JASA

DI SUBANG KH MUHYIDIN PAHLAWAN TANPA TANDA JASA

Serba-serbi 0 Comment 9

SUBANG, Gemantara News

MENGENAL KH. Muhyidin, ulama besar yang disebut-sebut merupakan salah satu sosok berpengaruh yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

KH. Muhyidin merupakan pendiri Pesantren Pagelaran, salah satu pondok pesantren tertua di Jawa Barat. Pesantren ini berdiri di tiga tempat. Dua diantaranya di Kabupaten Subang, yaitu Pagelaran I di Cimeuhmal, Kecamatan Tanjungsiang dan Pagelaran III di Desa Gardusayang, Kecamatan Cisalak. Sementara satu lagi berada di pusat Kota Sumedang, yaitu Pesantren Pagelaran II.

Pondok Pesantren Pagelaran memiliki peran dalam sejarah kemerdekaan, lantaran sempat menjadi Markas Laskar Hizbullah, yang ikut terlibat dalam perang melawan tentara Belanda.
“Laskar Hizbullah adalah sebuah organisasi tentara pejuang dari kaum muslimin yang diantara anggotanya para santri, untuk melawan kaum penjajah,” ungkap Pimpinan Ponpes Pagelaran III, KH Dandi Sobron Muhyidin, beberapa waktu lalu.

Melalui pesantren yang merangkap markas Hizbullah ini, KH Muhyidin membina mental spiritual dan fisik para pejuang. Sementara sebelum mendirikan pesantren, ulama kelahiran Garut sekitar tahun 1880-an ini merupakan tokoh penyebar Islam yang melanglang buana ke beberapa daerah di nusantara.
Pada saat itu tahun 1900, Bupati Sumedang, Pangeran Mekkah, meminta Bupati Limbangan yang sekarang menjadi Garut mengirim tokoh agama untuk menyebarkan Islam di daerahnya. Atas permintaan Bupati Limbangan, KH Muhyidin berangkat untuk mengajarkan Islam di Sumedang, tepatnya di daerah Cimalaka, yang sekarang dikenal Kampung Pesantren. ( Red )

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top