CAMAT BOJONG LAKUKAN PANTAUAN LANGSUNG PENERAPAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM)   DI SMP NEGERI 2 BOJONG

CAMAT BOJONG LAKUKAN PANTAUAN LANGSUNG PENERAPAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) DI SMP NEGERI 2 BOJONG

Berita Daerah 0 Comment 20

PURWAKARTA, Gemantara News

Sebanyak 208 sekolah Tingkat SD dan 56 sekolah tingkat SMP di Purwakarta, mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di gelombang pertama senin (6/9/3021) Pembelajaran secara tatap muka dilakukan seiring dengan turunnya level Purwakarta dari level 4 level 3.

Dalam pelaksanaan hari pertama kegiatan Pempelajaran Tatatp Muka Terbatas, senin (6/9/2021) Camat Bojong Drs Wawan Darmawansyah M.Si melakukan pemantauan langasung ke SMP Negeri 2 Bojong Purwakarta

Dalam perbincanganya kepada para siswa, wawan menghimbau agar siswa tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari berangkat hingga pulang sekolah. Selain itu, camat wawan juga berpesan kepada para siswa, untuk tidak lupa selalu mencuci tangan, cek suhu tubuh sebelum masuk ruang kelas, selalu disiplin gunakan masker, tidak diperbolehkan berkerumun dan tetap menjaga jarak “setelah pulang sekolah agar langsung pulang kerumah Kurangi aktivitas jangan kemana mana tetap semangat ya.. hari jumat akan ada faksinasi harus sarapan dari rumah jangan takut, tetap semangat”. ujarnya.

Lebih lanjut Camat Bojong kepada media menjelaskan, Dari 17 Kecamatan yang ada di wilayah Kab.Purwakarta, baru di 14 Kecamatan yang telah diperbolehkan untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, dengan rincian sebanyak 208 SD dan 56 SMP yang telah mendapat ijin dan memenuhi ketentuan syarat dari Satuan Tugas Covid – 19 Kab.Purwakarta menyangkut Protokol Kesehatan.

Sedangkan untuk 3 kecamatan lagi yaitu Kec. purwakarta Kota, Bungursari, dan jatiluhur belum bisa menggelar TPM karena masih zona merah covid-19. (robin/korwil 2)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top