CALO PROPOSAL GENTAYANGAN DI ACEH UTARA, KUTIP DANA HINGGA Rp 20 JUTA SETIAP KELOMPOK TANI

CALO PROPOSAL GENTAYANGAN DI ACEH UTARA, KUTIP DANA HINGGA Rp 20 JUTA SETIAP KELOMPOK TANI

Serba-serbi 0 Comment 184

ACEH UTARA, Gemantara News

Dikutip dari media BERITAMERDEKA.net – Ratusan Masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) di Kecamatan Tanah Jambo Aye dan kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara mengaku resah akibat kehadiran calo (perantara) yang menemui mereka untuk menawarkan jasa pengurusan program dengan cara membuat proposal yang bersumber dari kementerian pertanian.

Untuk memperoleh program tersebut, mereka mengaku dimintai sejumlah uang untuk jasa pengurusan proposal, jumlah uang yang telah mereka serahkan mencapai puluhan juta dari setiap kelompok.

Sejumlah sumber kepada BERITAMERDEKA.net menyebutkan, untuk meyakinkan mereka, oknum calo berinisial AB, alias Abu yang beralamat di Lhoksukon, mengaku memiliki jaringan mulai dari tingkat dinas kabupaten hingga ke tingkat kementerian di Jakarta, sehingga beberapa kelompok tani menyerahkan uang kepada AB tanpa tanda terima (kwitansi).

“Tidak tanggung tanggung, uang yang diminta para calo kepada kelompok mencapai Rp 20 juta per kelompok,bahkan ada yang memberikan 10 juta, ada juga yang menyerahkan sebesar Rp. 20 Juta,” ujar seorang kelompok tani Desa Buket Jrat Manyang Kecamatan Tanah Jambo Aye -Aceh Utara yang engan disebutkan namanya.

Modus yang di lakukan AB dalam aksinya dengan mendekati beberapa kelompok masyarakat pedalaman dengan meminta proposal usulan proyek pembangunan jalan usaha tani, program replanting sawit, program bantuan Hand Traktor dan bantuan pupuk untuk tanaman sawit, kepada setiap kelompok oknum AB alias Abu meminta uang berkisar Rp.10 hingga 20 Juta.

Ironisnya lagi, untuk memuluskan prakteknya, oknum tersebut juga membawa beberapa orang kelompok tani untuk menjumpai pejabat setingkat Kabid di Dinas Perkebunan Aceh Utara, hal ini dilakukan diduga untuk memuluskan aksinya.

Dari hasil  penelusuran yang dilakukan wartawan media ini, untuk Kecamatan Tanah Jambo Aye, oknum AB telah berasil meraup ratusan juta uang dari kelompok tani.

Para petani ada yang menjual ternak,menjual kebun, bahkan ada petani yang terpaksa berutang dari pihak ketiga untuk menyerahkan uang kepada oknum AB alias Abu.

Saat dikonfirmasi wartawan, AB alias Abu mengakui bahwa ia telah mengambil uang dari sejumlah anggota kelompok tani di Kecamatan Tanah Jambo Aye-Aceh Utara, menurutnya uang itu dipergunakan untuk biaya pengurusan proposal dan transportasi serta uang minum dirinya dan pihak-pihak terlibat dalam program tersebut.

“Ya memang ada beberapa kelompok tani di Buket Jrat Manyang, Matang Serdang dan beberapa tempat lagi di Aceh Utara yang telah menyerahkan uang untuk saya dengan nilai antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta, tapi itu tidak saya paksa,” kata AB dengan polos.

Kepala Dinas Perkebunan Aceh Utara,Ir.Lilis Indriani yang di konfirmasi wartawan mengaku tidak terlibat dalam aksi nekad yang dilakukan oknum AB.

“Dinas tidak pernah terlibat dan tidak pernah menyuruh siapapun mengutip uang dari masyarakat dalam bentuk apapun. Karena setiap program pembangunan baik yang di biayai APBN, APBA maupun APBK tidak sepeserpun di pungut biaya, dan haram untuk di pungit biaya,” kata Lilis.

Dikatakan Lilis, memang sebelumnya oknum AB ada mengajukan beberapa proposal program dari beberapa kelompok tani, namun dinas berkewajiban mengeluarkan rekomendasi untuk diteruskan ke kementerian, tapi bukan berarti program itu sudah jaminan turun, belum tentu.siapa saja boleh mengusulkan. “Tapi jangan coba-coba minta uang dari masyarakat dengan iming iming program akan turun,”tegas Lilis.

“Diakhir wawancara Lilis juga mengharapkan kepada masyarakat untuk mewaspadai dan tidak mudah percaya oknum oknum yang mengaku dapat mengurus sesuatu,dan sebagainya ,apalagi ujung ujungnya minta uang dari masyarakat,” katanya.
(biroacut)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top