BANTUAN SOSIAL BERAS KAHEMAN DARI PELAJAR SD DAN SMP PURWAKARTA

BANTUAN SOSIAL BERAS KAHEMAN DARI PELAJAR SD DAN SMP PURWAKARTA

Berita Daerah 0 Comment 18

PURWAKARTA,Gemantara News

Bupati Purwakarta bersama Kepala Dinas Pendidikan saat meninjau pendistribusian bantuan sosial beras kaheman dari pelajar SD dan SMP berlokasikan SMPN 7 Purwakarta /Dinas Komunikasi dan Informasi Purwakarta.

Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, melansir, pada gerakan pendidikan berkarakter 7 poe atikan, khususnya pada hari Kamis kemarin, terkumpul 16,9 ton beras. Beras tersebut, bersumber dari bantuan para pelajar SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, mengatakan, setiap hari Kamis, para pelajar yang mampu diwajibkan membawa beras. Banyaknya, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pelajar. Pada Kamis 28 Oktober kemarin yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, beras dari pelajar yang terkumpul sebanyak 16,9 ton.

“Beras ini, dibawa dari rumah dengan menggunakan kanjut kundang berbahan dasar kain. Kanjut kundang ini, menggantikan kantong plastik,” ujarnya, Jumat 29 Oktober 2021.

Adapun pelajar yang membawa beras ini, jumlahnya 136.999 siswa SD dan SMP. Kemudian, beras yang terkumpul ini dibagikan ke 5.336 jiwa di sekitaran sekolah. 

Pantaslah kita jadikan sebagai contoh yang sangat bagus ataupun menjadi suatu insfirasi buat sekolah-sekolah yang lain,sebab kegiatan ini adalah suatu kegiatan yang muliah dan mengajarkan kepada generasi penerus bangsa,untuk saling berbagi dan bahu membahu.kegiatan ini pantas di acungkan jempol,di situasi dan kondisi Pandemi covid 19 yang sedang melanda duni terutama di negara kita.

Sebab pepatah mengatakan “berat sama dipikul ringan sama di jinjing ( bahu membahu) untuk menghadapi situasi yang sangat memprihatinkan sekarang ini. (Vic.biro Purwakarta )

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top