23 KORBAN KDRT DAN ANAK TELANTAR TERIMA BANTUAN BMA

23 KORBAN KDRT DAN ANAK TELANTAR TERIMA BANTUAN BMA

Serba-serbi 0 Comment 23

ACEH UTARA, Gemantara News

Sebanyak 23 korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan anak telantar di Aceh Utara menerima bantuan Baitul Mal Aceh (BMA). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Fuad Mukhtar di Aula Dinas Sosial Aceh Utara, Jumat (12/11/2021).

“Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk pemberdayaan ekonomi dan keperluan sehari-hari yang ditransfer langsung ke masing-masing rekening penerima,” ujar Fuad Muhktar dalam sambutannya.

Penyerahan bantuan juga dihadiri Sekretaris Dinas Sosial Fauziah SE, Kasi Pemberdayaan Perempuan Nurmiyati, Ketua P2TP2A Aceh Utara, Eli Yati dan Tim Monitoring Lapangan, Syarwan.

Fuad Mukhtar mengharapkan agar dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk pemberdayaan ekonomi demi meningkatkan taraf kesejahteraan hidup keluarga. Dengan bantuan ini sudah meringan beban para mustahik.

Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Prof Nazaruddin W Wahid menggatakan bantuan yang diberikan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap para korban KDRT dan anak telantar. Meskipun tidak terlalu banyak, setidaknya sudah sedikit menolong mereka yang sedang dalam musibah.

Bantuan yang diberikan dalam bentuk insidentil. Besarannya bervariasi mulai dari Rp2 juta hingga Rp8 juta dengan total 119,5 juta.

“Seperti biasanya, setiap bantuan yang hendak kita berikan akan didahului dengan proses verifikasi supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai senif zakat,” jelas guru besar UIN Ar-Raniry itu.

Terakhir Prof Nazar mengucapkan terima kasih kepada muzaki yang telah memercayai BMA untuk mengelola dana zakatnya. Dengan zakat tersebut telah banyak membantu masyarakat miskin di Aceh. (Nazar)

Bagikan Artikel ke :

Shares

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top