WISATAWAN LOKAL ASAL TANGERANG TERSESAT DI KAKI GUNUNG PAPANDAYAN DI TENGAH KEBUN TEH GARA-GARA APLIKASI PETA

Peristiwa 0 Comment 24

GARUT, Gemantaranews

Anggota Polsek dibantu warga Kertasari berhasil evakuasi wisatawan asal Tanggerang Selatan – Banten.
Pada Jum’at 7 Juni 2019 dua hari yang lalu, Nasib sial dialami Novian & keluarga, wisatawan asal Tangerang Selatan-Banten tersebut bermaksud mencari petunjuk arah dengan menggunakan aplikasi peta, namun apa bukannya mendapat petunjuk yang valid dan benar dari aplikasi peta tersebut malah tersesat hingga ke tengah perkebunan teh yang berada diwilayah Kaki Gunung Papandayan, tepatnya di Blok Perkebunan Tibet perbatasan Kab. Garut-Pangalengan, Kp.Papandayan Desa Neglawangi Pukul 19.00 WlB.

Novian saat itu bermaksud untuk mengunjungi Kawah Papandayan Garut dengan menggunakan mobil Suzuki AVV Warna Hitam nopol B 1148 NYA, lewat jalur Pangalengan-Neglawangi Kab.Bdg, untuk mencari arah, Novian beserta keluarga menggunakan aplikasi peta. Bukannya sampai ke tujuan, ia malah tersesat ke jalan perkebunan teh atau hutan dengan medan jalan tanah dengan bebatuan yang rusak dan sempit, sehingga mobil yang ia kendarai sedikit trouble (slip).

Karena hari menjelang malam, Novian dan keluarga kebingungan untuk melanjutkan atau berbalik arah, beruntung tak kehabisan akal dan kebetulan ada sinyal seluler yang bisa digunakan, lalu beliau (Novian) menghubungi nomor call center Basarnas untuk meminta pertolongan agar bisa dilakukan penjemputan terhadap beliau dan keluarga, kemudian dari Basarnas menyambungkannya ke piket Polsek Kertasari, Laporan itupun diterima pada Jam 21.00 WlB, dan diterima oleh Brigadir Falah, Brigadir Falah kemudian meminta Novian untuk mengirimkan ulang koordinat dimana dirinya tersesat.

Berbekal lnformasi tersebut, 3 Personil dan dibantu 2 Warga Kp. Papandayan mencari wisatawan tersebut, tepat pukul 01:15 WlB dini hari akhirnya dapat ditemukan, lantaran kendaraan sedikit trouble (slip) harus didorong, petugas dan wargapun menyisir jalan yang berlobang dan berbatu untuk dirapihkan agar mobil bisa melintas menuju ke jalan utama.

Terkait atas peristiwa tersebut, Kapolsek Kertasari Ipda Yoni Agustina mengimbau kepada wisatawan ataupun pemudik yang akan menuju tempat tujuan untuk lebih berhati-hati. “Jangan terlalu percaya sepenuhnya pada aplikasi ponsel. Wilayah Kertasari yang bergunung-gunung sering menyebabkan aplikasi ponsel yang menggunakan sinyal seluler, sering terganggu. Jika ragu, lebih baik tanyakan langsung ke kantor Polisi, tuturnya.

Dengan adanya lnformasi tersebut, Kominfo’pun dalam hal ini jangan bosan-bosannya selalu memberikan himbauan terhadap masyarakat pengguna telpon seluler berbasis aplikasi. Selain itu menertibkan aplikasi-aplikasi yang dianggap tidak bisa dipertanggung jawabkan “untung saja hanya tersesat, tidak terperosok kedalam jurang atau diterkam binatang buas atau’pun hal lainnya yang tidak diinginkan, Dan masih bisa diselamatkan Aparat Kepolisian setempat beserta warga berkat tembusan dari Basarnas”.

sbr.polsek kertasari Kab.garut
ed/riff

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top