WARGA SUKAJAYA MENINGGAL DUNIA DI DUGA AKIBAT PELAYANAN BURUK RSUD LEUWILIANG

WARGA SUKAJAYA MENINGGAL DUNIA DI DUGA AKIBAT PELAYANAN BURUK RSUD LEUWILIANG

Peristiwa 0 Comment 98

KAB, BOGOR, GemantaraNews

Kabar duka tersiar dari sebuah keluarga di Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, Meninggalnya Bapak JUHANA mendatangkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, sebabnya sebelumnya almarhum sempat di rawat selama 4 hari di RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor.

Menurut salah satu kerabat almarhum yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, almarhum dirawat sejak Senin, 25 November 2019 hingga Kamis, 28 November 2019 dan menghembuskan nafas terakhirnya Kamis sore, kerabat mengaku ikhlas menerima takdir ini, yang masih menjadi ganjalan adalah ketika melihat proses perawatan di RSUD Leuwiliang.

Harusnya Juhana sudah tidak layak di rawat di ruang rawat biasa, seharusnya masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) seiring menurunnya fungsi organ-organ vital, tapi ketika dokter yang menangani tidak merekomendasikan dan ketika ditanyakan ada kabar bahwa ruang ICU penuh, padahal setelah kita cek ternyata masih tersedia ruang ICU dimaksud, hingga menghembuskan nafas terakhirnya di ruang rawat biasa.

Saat di konfirmasi terkait hal ini, Aan Triana Al Muharom, Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang berasal dari dapil V mengaku sangat kaget dan terpukul dengan berita ini, Aan sangat menyesalkan prosedur pelayan yang buruk dari RSUD Leuwiliang, padahal amanah UU kita terus menggenjot anggaran kesehatan agar memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat yang butuh layanan kesehatan.

Bicara pelayanan kesehatan itu harus lihat dari sisi kemanusiaan, jangan bedakan dari status sosialnya, kalau memang sudah sepentasnya dirawat di ICU, ya harus dirawat disana, jangan dibeda-bedakan.

Saya akan coba berkomunikasi dengan teman-teman Komisi II agar bisa segera bisa melakukan langkah-langkah strategis agar kejadian ini tidak terulang lagi.

Saya ucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga pa Juhana, dan kedepan mudah-mudahan kejadian seperti ini bisa diminimalisir jika pelayanan di RSUD Leuwiliang ditingkatkan dan dimaksimalkan, harus selalu diingat bahwa RSUD dibiayai penuh oleh Negara, jangan sampai rakyat sakit malah tidak terlayani maksimal karena alasan yang tidak jelas. Tutup Aan.( is/su)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top