WARGA GARUT TERIMA SEMBAKO PROGRAM BANTUAN BPNT BUSUK DAN BAU

WARGA GARUT TERIMA SEMBAKO PROGRAM BANTUAN BPNT BUSUK DAN BAU

Peristiwa 0 Comment 37

GARUT, Gemantara News

Kualitas bantuan pangan dari Program Pemerintah Pusat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut-Jawa Barat, dikeluhkan sejumlah warga,
Hal teslrsebut yang dinilai oleh sangat buruk sehingga warga membuangnya karena tidak layak konsumsi.

Bantuan itu setelah dibagikan dan diterima warga, namun setelah warga datang ke rumah mengeluhkan kondisi barang yang sudah busuk dan tidak layak untuk dikonsumsi, kata Enjang Suryaman Ketua RW 10 Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi kepada wartawan di Garut Jum’at.

Enjang menuturkan, Bahan pangan yang diterima masyarakat penerima manfaat program BPNT itu yang terdiri atas, Telur ayam, Daging ayam, Sayuran dan Buah-buahan. Namun bahan pangan itu kondisinya sudah banyak yang busuk, bahkan daging ayam juga tercium bau yang tidak sedap.

Selain itu sejumlah barang seperti buah salak, sayuran berupa wortel kondisinya busuk, daging yang dibagikan juga sudah bau, kata Enjang.

Bahan pangan Program BPNT itu dibagikan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sukasenang dengan jenis barang berupa 10 butir telur ayam, satu bungkus tempe, wortel, kentang, dan salak masing-masing setengah kilogram, kemudian satu kilogram daging ayam.
Barang yang diterima itu, sebagian sudah busuk sehingga warga terpaksa membuangnya karena dinilai tidak bagus jika dikonsumsi, imbuh enjang.

menurut Enjang Kalau diuangkan pun tidak akan sampai Rp.100 ribu karena sekarang harga-harga sedang murah, Dan hari Sabtu hari ini katanya mau dibagikan juga beras 10 kilogram, dan pasti yang kualitasnya biasa saja, padahal BPNT ini alokasinya Rp.200 ribu/ orang,

Ia berharap kondisi wabah COVID-19 ini mendapatkan perhatian asupan gizi yang berkualitas bagi masyarakat kurang mampu agar kesehatan dan asupan gizinya tetap terjaga dengan baik.

Menanggapi masalah pendistribusian program BPNT yang tidak berkualitas itu, Sekretaris Desa Sukasenang, Dani Annida menyatakan barang yang busuk itu dapat dikembalikan lagi.

Menurutnya, Petugas Bumdes, telah melakukan sortir secara teliti sebelum dibagikan kepada warga, namun kenyataannya masih ada produk yang busuk.

“Ternyata masih ada yang busuk yang dibagikan ke warga, tadi sudah meminta agar ditukarkan, tapi ternyata sudah dibuang”, kata Dani.(Ant/riff)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top