WAHANA LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA (WALHI) , MENCATAT MASALAH SAMPAH DI WILAYAH PESISIR PANTAI BANDAR LAMPUNG

Berita Daerah 0 Comment 143

LAMPUNG, Gemantaranews
Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasioanal (HPSN) ,pada tgl 21 Februari yang diselenggarakan secara serentak pemerintah Provinsi Lampung ,yang terutama di kota Bandar Lampung .

Kebersihan lingkungan didaerah pesisir pantai menjadi fokus utama yang di bahas ,sebab masih banyak daerah di Lampung , khusus pantainya tercemar dengan sampah plastik maupun sampah lainnya.

WALHI ,Lampung menanggapi bahwa kegiatan momentum yang berkaitan dengan Hari Lingkungan Hidup ,harus membangun partisipasi masyarakat dan seluruh elemen untuk mengatasi permasalahan sampah , baik disaluran air di perkotaan ,irigasi ,terutama di daerah pesisir pantai .

Kalau berbicara masalah sampah dipesisir pantai , pastinya tidak hanya pada saat hari besar seperti saat ini saja dibicarakan, tetapi juga bagaimana mencari solusi pengelolaan sampah di pesisir secara berkelanjutan untuk kedepannya ,dan ini juga menjadikan Pekerjaan Rumah (PR) ,Pemerintah , ujar Ketua Walhi Lampung Hendrawan .

Dengan meningkatkan kader kader sampah seperti halnya tenaga kerja sukarela (TKS) pada
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung ,sehingga permasalahan kebersihan daerah dapat terlaksana .

Terus bagaimana juga mengembangkan pemilahan sampah menjadi kompos atau Bank Sampah Induk ,(BSI ) yang mengelola sampah sehingga dapat juga mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dimana saat ini terus meningkat sekitar 850 ton sampah per hari ” tegas Hendrawan .

Agar persolan sampah secara bertahap bisa diselesaikan ,kita harus mengurangi produksi mikro plastik ,karena plastik susah membusuk di alam , jalan satu satunya yakni didaur ulang kembali pihak pabrik.

Untuk itu pemerintah harus menyiapkan strategi berjenjang ,melakukan upaya upaya percepatan yang komprehensif dan terpadu ,demi menanggulangi sampah plastik di pesisir pantai , ungkapnya.

Kemudian sampah yang berada di pesisir pantai ,tidak hanya berasal dari masyarakat sekitar ,namun juga berasal dari hulu sungai dari daerah lain yang akhirnya sampah menumpuk di teluk dan pesisir pantai .

Dan itu bisa membuat jaring perangkap sampah agar sampah tersebut tidak mendarat di pesisir pantai.

Dari satu kilo meter sampai duapuluh tujuh kilo meter wilayah pesisir pantai ,terdapat beberapa titik yang menjadi penumpukan sampah antara lain pasar kangkung Teluk Betung , dan pasar Panjang ,serta kota Bandar Lampung.

Sesuai yang di luncurkan pemerintah pusat meminta Pemerintah Daerah mendukung Indonesia bersih dan sehat .

Juga mendorong Pemerintah Daerah berinovasi dalam pengelolaan sampah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat .tutupnya (FK.Nainggolan)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top