UNIVERSITAS MALIKUSSALEH KOTA LHOKSEUMAWE TOLAK PERUSAHAAN YANG MEMBAYAR GAJI BURUH TIDAK SESUAI PERGUB UMP 2019.

UNIVERSITAS MALIKUSSALEH KOTA LHOKSEUMAWE TOLAK PERUSAHAAN YANG MEMBAYAR GAJI BURUH TIDAK SESUAI PERGUB UMP 2019.

Berita Daerah 0 Comment 48

LHOKSEUMAWE ACEH,
Gemantaranews

Sepuluh ltem permintaan Mahasiswa Bidang Hukum dari Universitas Malikussaleh kota Lhokseumawe kepada Pemerintah pusat dan Provinsi Aceh, menolak sistem Outsourching dan pekerja yang menyengsarakan Buruh.
Hal tersebut mereka menilai selama ini banyak perusahaan- perusahaan daerah yang mempekerjakan nasib para buruh perkerja tidak sesuai Pergup no.98 tahun 2018 tentang UMP tahun 2019.

Muhammad Fadli koordinator lapangan Aliansi Mahasiswa Hukum Universitas Malikussaleh mengatakan, 10 ltem penolakan yang harus Pemerintah lakukan segera yaitu, “Tolak Sistem Outsourching yang menyengsarakan Buruh, selanjut nya merevisi UU no.13 tahun 2003 pasal 64-66 yang melegalkan sistem tersebut, kemudian mencabut perpres no.20 tahun 2018 yang mempermudah tenaga kerja asing, selanjutnya melaksanakan pasal 27 ayat 2 UUD 1945.
[2/5 15:38] Arif Humas Eknas: Pihak Mahasiswa juga meminta Pemerintah Aceh berani menolak Insvestor asing yang tidak memberikan manfaat untuk ketenaga kerjaan masyarakat Aceh umumnya “para mahasiawa juga meminta kepada pihak PT PIM dan PT PERTA Arun Gas Krueng Geukuh Aceh Utara memprioritaskan terutama para tenaga kerja lokal di Lhokseumawe-Aceh Utara sesuai bidangnya masing- masing, minimal 30 persen.

Selain itu mereka juga meminta pemerintah Plt.Gubernur Aceh segera menggugat PT.EMM ke PTUN Jakarta Timur secepatnya terealisasi dari fakta lntegritas Mahasiswa beberapa waktu lalu dibanda Aceh, poin terakhir para Mahasiswa Unimal Lhokseumawe meminta Dinas Ketenaga Kerjaan Aceh dapat memberikan solusi terhadap penurunan jumlah angka pengangguran yang semakin meningkat di Aceh, akibat sulitnya mencari lapangan pekerjaan, ungkap Muhammad Fadli kepada Gemantaranews pada 6 Mei 2019.
Harapan para Mahasiswa kepada Pemerintah, dimasa yang lakan datang bisa terealisasi dengan baik. Jika hal ini tidak ditanggapi secara serius oleh para Pejabat Pemerintah Aceh maupun Daerah pihak Mahasiswa akan terus memperjuangkan nasib para buruh pekerja di lndonesia khususnya Provinsi Aceh.
(dani).

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top