UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA) ADAKAN KEGIATAN KARYA WISATA ILMIAH KE 30 DI DESA TAMBAH DADI

UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA) ADAKAN KEGIATAN KARYA WISATA ILMIAH KE 30 DI DESA TAMBAH DADI

Berita Daerah 0 Comment 86

LAMPUNG TIMUR, GemantaraNews

Universitas Lampung (UNILA) salah satu perguruan tinggi negeri yang berada dikelurahan Raja Basa Kota Bandar Lampung.
Para mahasiswa /mahasiswi dari jurusan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (,MIPA) mengadakan kegiatan karya wisata ilmiah ke 30 yang diadakan didesa Tambah Dadi Kecamatan Purbolinggo selama 5 hari mulai Kamis 18/12 /2019 dan berakhir Minggu 22/12/2019 dan
pembukaan acara kegiatan dilaksanakan dihalaman balai desa Tambah Dadi.

Mahasiswa /mahasiswi yang hadir dalam acara kegiatan sekitar 800 orang dan keseluruhan masih duduk disemester I.
Hadir juga Kepala dinas parawisata Pemkab Lamtim yang diwakili Adianto S.Sos. KSPK Polsek Purbolinggo Aipda Alex Sandria , Bhabin Kamtibmas Bripka Nengah Dwi Kanit Intelkam Bripka Sigit Moga A dan Kades Tambah Dadi plus Ketua Gemanusantara Ekbang Lampung Timur, Paryitno.

Paryitno mengatakan dalam sambutannya selamat datang kami ucapkan para mahasiswa /mahasiswi Unila khususnya dari Fakultas MIPA dan para dosen pendamping.
Kiranya adanya kegiatan ini dan sudah diagendakan berjalan lancar serta mendapat pembelajaran bersama dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk mahasiswa /mahasiswi dan masrayakat umum tentunya “ujarnya .

Senada dengan itu Prayito juga mengatakan kiranya para adek adek mahasiswa/mahasiswi serta dosen pembimbing menjaga ketertiban dan keamanan selama berwisata didesa ini. kalaupun ada kekurangan atau pelayanan warga masyarakat disini kami mohon maaf kami juga sudah menyediakan lebih kurang 100 rumah warga untuk dihuni selama 5 hari ini “imbuhnya.

Saat itu awak media dariĀ  Gemantaranews mewawancarai salah satu dekan dari unila Drs. Suratman Msc menyampaikan acara karya wisata Ilmiah didesain mahasiswa itu sendiri dan mendekatkan diri langsung kepada warga yang ada pedesaan yang fungsinya agar para mahasiswa/mahasiswi lebih tahu kehidupan didesa, ungkapnya.

Maka dari itu kita kenalkan kepada mahasiswa /mahasiswi masyarakat desa dan menggali potensi yang ada didesa dengan bekal ilmu dan teknologi yang dapat dipelajari, sehingga nantinya dapat berguna bagi warga desa “tambahnya.

Dikatakan lagi bagaimana pengelolaan hasil bumi seperti bahan baku singkong menjadi bermanfaat dan diolah sendiri tanpa kita harus menjual kepabrik sehingga bisa menambah pendapatan disetiap warga , begitu hasil bumi jagung dan kedelai .

Dengan adanya kegiatan ini para mahasiswa menggali ilmu dan nantinya juga bisa membantu para warga desa dengan ilmu yang mereka dapatkan.
Dan kita juga tidak boleh melupakan masyarakat yang tinggal dipedesaan karena desalah yang menopang kehidupan warga Indonesia tutupnya.
(fk.nainggolan/anton)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top