TUKATNO KELUARGA MISKIN LUPUT DAPAT  PERHATIAN DARI PEMERINTAH

TUKATNO KELUARGA MISKIN LUPUT DAPAT PERHATIAN DARI PEMERINTAH

Berita Daerah 0 Comment 63

LAMPUNG TIMUR, Gemantara News

Berkat ketidak pastian Pemerintah dalam memberikan atas hak atau kesempatan yang sama terhadap Rakyat terkait kesehatan baik mulai dari anak yatim piatu bahkan tuna wisma hingga sampai kepejabat termasuk orang nomor satu di Negeri ini ( Presiden). semua haruslah di beri atau mendapat haknya terlebih dahulu mengingat semua warga atau Rakyat berhak mendapat kemudahan serta perlakuan yang sama atau khusus dalam memperoleh kesempatan maupun manfa,at yang sama, demi tercapainya persamaan dan keadilan tanpa membeda bedakan satu sama lain.

Walau Undang Undang No 24 Tahun 2011 tetang Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan( BPJS) merupakan salah satu program unggulan Pemerintah dengan dalil bergotong royong. dengan tujuan agar Masyarakat miskin dapat terbantu dalam pelayanan kesehatan.

Sepertinya corong Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah selalu berkumandang adanya Pelayanan Kesehatan gratis.lain halnya yang di rasakan oleh Tukatno salah satu warga Dusun VIII Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. menurut pengakuannya saat di kunjungi oleh awak media ini ia pun menuturkan bahwa ia selama bertahun tahun harus merawat istrinya yang menurut Medis pada awalnya hanya mengidap penyakit Mag kronis. namun karena hari demi hari hingga bulan bahkan Tahun pun berganti dengan melihat kondisi sang istri justru semakin lemah bahkan dengan tubuh yang semakin kurus Tukatno beserta Warga sekitar ( Sukirno) mencoba untuk membawa istri kerumah sakit Muhamadiyah Kota Metro, alhasil justru Dokter Rumah Sakit tersebut memfonis istri Tukatno mengidap penyakit TBC. tuturnya.

Dengan keadaan yang serba kekurangan mengingat penghasilan dari pekerja buruh tani tentu saja hal tersebut sangatlah membuat Tukatno merasa kesusahan serta bingung harus berbuat apa untuk mengobati penyakit istri saya ini imbuhnya.

Selanjutnya bagaimana dengan Negara tentang kewajiban tentang Sosial kalau saja pengembangan dalam sistemnya sudah tidak lagi di rasakan oleh masyarakat yang lemah atau tidak mampu. apakah ini yang di namakan dalam penyesuaian sebuah martabat kemanusiaan.sementara Pemerintah hanya sibuk terhadap penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas umum yang layak, akan tetapi Pemerintah hanya setengah tengah untuk memberikan hak yang sama atas kesehatan terhadap Rakyat yang sehingganya Tukatno mungkin salah satu dari Ribuan atau bahkan jutaan Rakyat yang berharap akan kepedulian Pemerintah.

Sepertinya Pemerintah juga belum sepenuhnya dalam melakukan kewajibannya terhadap Rakyaknya yang mana bahwasannya setiap orang mempunyai hidup sejahtera lahir dan batin serta tempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik serta sehat hingga memperoleh pelayanan kesehatan yang sama. jadi tidak ada alasan lagi bagi Pemerintah untuk membantah atau mengelak guna memberikan hak sepenuhnya terhadap Rakyat. bukan justru malah sebaliknya dalam memberikan hak Rakyat harus di bungkus dengan program program yang sangat memberatkan Rakyat,seperti program BPJS yang sangat fenomenal, dengan asumsi bergotong royong, padahal yang namanya gotong royong itu sesungguhnya tidak adanya ketentuan atau kewajiban dengan nominal uang. bahkan yang lebih ironinya lagi justru program BPJS tersebut di jadikan bahan kampaye bagi calon Kepala Daerah untuk menarik simpatisan Rakyak dengan iming iming BPJS gratis.

Pertanyaannya akan kah sebuah keadilan itu dapat terwujut bilamana Pemerintah selalu berbisnis di tengah tengah penderitaan Rakyat dan bagaimana mungkin keadilan itu dapat di rasakan oleh rakyat bila saja Pemerintah selalu mengatakan Rugi dan rugi dalam melayani Rakyat seperti BPJS yang selalu di naikkan iurannya oleh Pemerintah terus di mana letak sosialnya bila saja untuk masuk di BPJS harus satu keluarga tidak boleh ada yang tertinggal, jadi bila satu keluarga ada lima jiwa harus di daftarkan semua tidak boleh hanya satu jiwa yang di daftarkan. apakah hal itu yang di nama kan gotong royong yang bersimbul sosia.sepertinya hal ini lah yang selalu menjadi fenomena bagi keluarga miskin yang selalu luput mendapat Perhatian dari Pemerintah seperti Keluarga Tukatno.( Bambang S)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top