Ternyata, Montorna Kopi Lokal Asli Kabupaten Sumenep Rasa Nikmatnya Tidak Kalah Dengan Kopi Daerah Lain

Ternyata, Montorna Kopi Lokal Asli Kabupaten Sumenep Rasa Nikmatnya Tidak Kalah Dengan Kopi Daerah Lain

Berita Daerah 0 Comment 16

SUMENEP, Gemantaranews

Ternyata, Kabupaten Sumenep, memiliki potensi untuk mengembangkan kopi unggulan dan juga Rasanya tidak kalah nikmat dengan kopi yang berada di daerah lainnya. seperti, kopi Java ijen Raung, Kopi temanggung, dan Kopi toraja dari Sulawesi.

kopi lokal asli Kabupaten Sumenep, yang bernama Kopi Montorna berasal dari Desa prancak, montorna, lebbeng barat dan lebbeng timur, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Abdul Hamid, Kepala Bidang (Kabid) perkebunan Dispertahortbun Sumenep mengatakan pada media, pihaknya akan mensosialisasikan kepada para petani di wilayah Kecamatan Pasongsongan untuk menanam kopi. kita juga akan telah melakukan peninjauan bahawa tanah dilokasi tersebut sangat baik untuk ditanami kopi. untuk itu, adanya Sosialisasi ini ara petani bisa melakukan budidaya varietas Kopi Montorna di wilayah tersebut. karena, dari hasil survey lahan di lokasi tersebut sangat cocok dengan untuk varietas kopi,” Katanya. Selasa, (18/6/2019)

Menurutnya, dikecamatan tersebut terdapat areal yang luas, luas areal kurang lebih seratus hektar. oleh karenanya, sangat berpotensi untuk dijadikan tempat budidaya penanaman kebun kopi. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) IV Pamekasan, untuk mengembangkan kopi di desa tersebut. Namun, dari hasil peninjauan, ada dua desa di Kecamatan Pasongsongan yang sudah bisa melakukan produksi kopi, di antaranya : Desa Prancak dan Desa Montorna. Sedangkan untuk wilayah Desa Lebbeng Timur dan Barat masih dalam tahap ujicoba,” Tuturnya.

Jumiyanto selaku UPTD Penyuluh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan sumenep, menjelaskan, Rata-rata petani masih belum begitu paham dengan tata cara merawat pohon tersebut. karena, kami lihat masih minimnya pengetahuannya tentang tata cara merawat, seperti pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi, hingga perlu adanya penanganan khusus penyuluhan. Sebab, Komoditas kopi baru kali ini mendapatkan perhatian. Maka, kedepannya pihaknya akan melakukan pembinaan secara intensif, dan terjadwal terhadap masyarakat pembudidaya kopi agar dapat mengembangkan potensi kopi yang ada. Karena, kopi mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi apalagi kopi montorna harga jualnya cukup tinggi, harga ditempat mencapai 60 ribu rupiah per kilonya,” Jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Muhyi, Kabid Pembangunan Ekonomi Bakorwil IV Pamekasan Madura, menambahkan, Saya sangat mendukung rencana pengembangan potensi perkebunan kopi di Kabupaten Sumenep. karena, dengan adanya potensi tersebut, dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Sebab, dengan adanya pengembangan Kopi Montorna, dapat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dari segala bidang,” Tambah Muhyi.(Noung daeng)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top