TAPAK TOWER SUTET PLN DIDUGA BERMASALAH DI PERUM REGENCY DESA CIKAMPEK UTARA KOTA BARU KARAWANG

TAPAK TOWER SUTET PLN DIDUGA BERMASALAH DI PERUM REGENCY DESA CIKAMPEK UTARA KOTA BARU KARAWANG

Berita Daerah 0 Comment 154

KARAWANG, Gemantaranews

Aset TAPAK Tower Sutet di wilayah kerja PT. PLN APP Karawang diduga bermasalah yang terletak di Perum Regency Desa Cikampek Utara Kota Baru Karawang Jawa Barat. Setelah Tower tersebut dibangun cukup lama, beberapa tahun kemudian pernah kembali dibongkar dan mengali membuat lobang pondasi baru untuk menggeser Tower sersebut menyesuaikan tata ruang yang ada.

Namun yang menjadi masalah dari tapak Tower itu sampai sekarang adalah gundukan tanah yang telah disemen pihak PLN saat itu sangat mengganggu menghalangi pandangan pengguna jalan sudah pernah terjadi kecelakaan dilokasi tersebut. Jurnalis Gemantara News setiap hari melalui jalan itu, dan sangat berbahaya bila hal ini terus menerus dibiarkan tanpa ada perbaikan dari pihak PLN memapas gundukan tanah diduga dari proyek yang terbengkalai dari pihak PLN.
Jurnalis Gemantara News di Kantor PT.PLN APP Karawang minta konfirmasi pada tanggal 20 Juni 2019 diterima staf Bagian K3L PLN UP 3 yaitu bapak Dana memberi penjelasan yang mengambang tidak memahami permasalahan yang ada sesuai tu poksi kerjanya. Kembali kedua kalinya minta konfirmasi tanggal 8 Juli 2019 yang diterima bapak Suhendra kembali tidak dapat memberi penjelasan/keterangan sebagaimana mestinya.

Tim Jurnalis Gemantara News sangat sulit menemui pejabat PT.PLN APP yang berwenang untuk minta penjelasan yang konkret. Terkesan adanya birokrasi yang berbelit-belit tanpa mengindahkan permasalahan yang ada sampai sekarang. Bila hal ini tidak ada penyelesaian dan jalan keluar, Jurnalis Gemantara akan terus menerus mengekpos persoalan ini.BERITA KE. 1 ( Rapen G/ Ojak P )

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top