Suara Hati Hamidah Yang Terabaikan

Serba-serbi 0 Comment 40

ACEH TIMUR, Gemantaranews

Kondisi Rumah Hamidah Ka,em (55) Waraga Dusun Ranto Siren Gampong Paya Demam Sa Kecamatan Pantee Bidari Kabupaten Aceh Timur sangat memprihatinkan, dengan kondisi atap rumbia yang bocor, dinding yang sudah lapuk dan berlantai tanah,.

Sabtu, 30/3/2019 Ketua Lembaga Acheh Future Razali Yusuf yang di dampingi team nya, Zulkifli alias Aneuk Syuhada, Saifuddin dan sejumlah tokoh masyarakat setempat mengunjungi kediaman janda Dhuafa yang tergolong fakir miskin tersebut,.

Hamidah Ka,em dengan nada yang lembut menyampaikan lika liku hidupnya pada rambongan team AF, dirinya sudah pasrah dan tidak ada tempat mengadu, karna sejak Aceh damai rumahnya hampir tiap bulan datang orang untuk mengambil foto kondisi rumah janda miskin tersebut dan mereka juga meminta foto copy KTP dan KK ungkapnya dengan nada sedih

tapi sampai saat ini jangankan bangunan rumah, sekeping papanpun belum ada yang menyerahkannya, entah kemana mereka mengajukan, entah pun mereka tidak pernah mengajukan, saya sudah pasrah dengan keadaan saya hari ini, mungkin Allah belum berkehendak

Saya masyarakat awam, yang tidak tau apa – apa, apa lagi untuk membuat proposal, lanjut Hamidah disini dulu tempat persembunyian GAM, dan sering terjadi kontak senjata di samping rumah saya,.
Rumah ini dulu di bantu secara bergotong royong oleh beberapa warga yang peduli dengan kodisi rumah saya yang sudah roboh pada tahun 2005,

Hari hari Hamidah yang di temani dua anaknya Saifullah (21) dan Syukridin (18), perkerjaan Saifullah sehari hari memanjat pohon kelapa dan pohon pinang yang di upahkan oleh pekebun, dengan pendapatan perhari 30 Ribu Rupia, itupun tidak setiap harinya ada yang mengupahkan, sedangkan Syukridin mondok di Dayah yang di biayai oleh dayah tersebut,. Seandainya dayah tersebut tidak menggratiskan biaya pendidikan anak saya, mungkin anak saya sampai hari ini belum sekolah dan mengaji, Alhamdulillah dan terima kasih karena dayah tersebut membiayai anak saya ucapnya dengan nada terharu

Salah seorang tokoh masyarakat setempat M. Amin, menyatakan, kami sangat prihatin dan sudah berulang kali kami menyampaikan pada aparatur Gampong agar biaya rehab rumah di prioritaskan pada Hamidah, tapi kenyataan nya tidak demikian, kami hanya masyarakat biasa hanya mampu memberi saran dan pendapat dalam musrembangdes, tapi kepetusannya ada di pucuk pimpinan Gampong, kata salah seorang tokoh masyarakat sambil menggeleng geleng kan kepala,.

Ketua Lembaga Acheh Future Razali Yusuf memberikan semangat di saat duduk di samping Hamidah, inilah yang terbaik untuk kita, Allah belum berkehendak sehingga nasib Hamidah masih seperti ini, tapi Hamidah jangan kecewa, Allah Maha Tau, Allah Maha Adil, Allah Maha Melihat, Insya Allah suatu saat nanti, bantuan Allah melalui Hambanya akan datang untuk membangun rumah yang layak dihuni,.

Kita tidak perlu menyalahkan siapa siapa, semuanya dari yang Maha Kuasa, sengsara hari ini mungkin di esok hari Allah akan mengetuk pintu hati para pejabat Pemerintah agar mereka memperhatikan rakyat yang menunggu uluran tangan para dermawan tutur Razali Yusuf yang akrap di sapa dengan sebutan Cek li,

Amatan langsung media ini, Sembari mengunjungi rumah Hamidah team acheh future menyempatkan diri untuk menyerahkan bantuan kitab kuning pada santri kurang mampu di gampong paya naden, zulkifli yang sudah duduk di kelas 4 di dayah Nurul Arafah meunasah Bujok kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara, anak dari pasangan Rusli dan Juliani, penyerahan kitab yaanah di serahkan langsung oleh tokoh muda Pantee Bidari Zulkifli (Aneuk syuhada ) diterima oleh orang tua santri tersebut.

Dalam penyerahan tersebut zulkifli berpesan, semoga bermanfaat untuk dunia dan akhirat, semoga dengan adanya bantuan dari para dermawan kita harapkan agar lampu lampu dunia ini yang ada di dayah dayah terus menyala untuk selama lamanya.(Hamdani)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top