SEORANG WARGA MELAI TEWAS DITEMBAK DI MAPOLRES KEPULAUAN  MERANTI

SEORANG WARGA MELAI TEWAS DITEMBAK DI MAPOLRES KEPULAUAN MERANTI

Peristiwa 0 Comment 48

MERANTI, GemantaraNews

Seorang Warga Desa Melai, yang bernama Abdul hamid tewas ditembak Brigadir Tommy Seorang oknum anggota Polisi yang bertugas dipolres kepulauan Meranti ,Kamis
(12/03/2020).

Kejadian penembakan Abdul Hamid tersebut terjadi di Mako Polres Kepulauan Meranti.mengundang reaksi warga yang penasaran untuk untuk mengetahui kejadian yang menimbulkan korban jiwa tersebut tersebut.

Kronologis kejadian diceritakan langsung oleh Aipda Hendra yang menjabat sebagai Kanit II SPKT II dimana pada saat itu sedang bertugas di SPKT.

“Saat itu sekira jam lima anggota saya bernama Bripka Rizky Kurniawan minta izin untuk berobat karena kakinya sakit setelah itu tidak lama kemudian anggota saya balik ke kantor dengan membonceng seseorang yang tidak saya kenal dan saya menanyakan kepada anggota saya ada apa dengan dia, lalu dijawab dia telah berbuat rusuh di jalanan,”ujar Hendra.

Dikatakan setelah di SPKT yang bersangkutan lalu dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat itu yang bersangkutan juga membawa paralon yang digunakan untuk berbuat kekacauan di jalan.

“Setelah Dibawa sama anggota dia bersikeras tidak mau tas sandang yang dibawanya diperiksa petugas sampai pada akhirnya pihak Reskrim datang dan mengejarnya lalu dia mengajak Brigadir Tommy untuk berduel dan memukuli Tommy dengan paralon hingga patah,” kata Hendra.

“Sebelumnya juga dia sempat menggebrak meja sambil berteriak-teriak Allahuakbar sampai monitor di atas meja terbalik. Lalu saya merasa tersinggung dan mengatakan kalau anda harus sopan di sini,” ujarnya.

“Setelah mau dilakukan pemeriksaan tas nya, dia semakin brutal dan kembali mengajak anggota Reskrim berkelahi dan ketika Tommy ingin melerai dia memukul Tommy dan mengeluarkan pisau dari pinggangnya,” ujarnya lagi.

Saat posisi antara keduanya tidak begitu jauh, yakni sekira satu meter Brigadir Tommy merasa terdesak dan terpaksa mengeluarkan senjata api untuk melumpuhkan korban dan akhirnya tewas tergeletak dengan pisau masih di tangannya.”tutur henra. (Yan)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top