SEORANG IBU RUMAH TANGGA NEKAT CURI TABUNG GAS,KARENA DITAGIH BANK THITHIEL

SEORANG IBU RUMAH TANGGA NEKAT CURI TABUNG GAS,KARENA DITAGIH BANK THITHIEL

Kriminal 0 Comment 72

BANYUWANGI, GemantaraNews

Praktek rentenir berkedok Koperasi Simpan Pinjam dengan memberikan pinjaman berbunga tinggu yang ditagih secara harian atau yang lebih dikenal masyarakat luas dengan istilah “Bank Titil”, “Bank Plecit”, “Bank Harian”, maupun istilah lainnya kembali menimbulkan masalah ditengah masyarakat.

Seperti halnya yang terjadi pada diri IS (40th) warga desa Purwoharjo kecamatan Purwoharjo yang nekad mengambil tabung gas milik MR warga desa Bangorejo kecamatan Bangorejo pada hari Jum’at (27/3/2020).

Awalnya IS mendatangi toko kelontong milik MR dan bermaksud membeli minuman, begitu melihat ada beberapa tabung gas, IS kemudian mengambil 2 buah dan membawanya kabur namun berhasil dikejar dan ditangkap oleh warga.

Dalam pengakuannya saat diinterogasi oleh warga, IS mengaku nekad mencuri tabung gas karena sedang ditekan oleh debt kolektor salahsatu “Bank Titil” dimana dirinya berhutang uang.

“Saya ditekan untuk segera membayar utang oleh debt kolektor, sedangkan saya tidak punya uang sama sekali”, tutur IS.

Menurut Andre (39th) yang merupakan tetangga MR mengatakan jika dirinya sudah berkordinasi dengan pihak kepala dusun, Babhinkamtibmas serta korban untuk mencarikan solusi penyelesaiannya.

“Kita berhasil amankan mas, sebenarnya kita kasihan dengan pelaku, mungkin karena tertekan oleh debt kolektor itulah dia nekad mencuri tabung gas itu”, papar Andre kepada awak media.

“Korban sendiri memaafkan pelaku, dan berharap bisa diselesaikan secara kekeluargaan saja, bahkan korban ingin membantu keluarga korban walaupun mungkin sebatas sembako”, tambahnya.

Masih menurut Andre, sebenarnya warga masyarakat memang banyak yang resah dan mengeluh dengan adanya praktek “Bank Titil” diwilayah Bangorejo yang dinilai menerapkan bunga tinggi dan cara-cara penagihan yang diluar batas etika.

“Kita akan berkordinasi dengan pihak terkait dalam menyikapi praktek Bank Titil dan semacamnya, karena sudah sangat meresahkan warga masyarakat”, pungkas Andre dengan tegasnya.(Puji)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top