ENAM PELAKU PENJUALAN BBM BERSUBSIDI DIAMANKAN SATRESKRIM POLRES BANYUWANGI

Kriminal 0 Comment 68

 

BANYUWANGI, Gemantaranews
Diduga menyalahgunakan bahan bakar minyak bersubsidi (BBM), Satreskrim Polres Banyuwangi berhasil amankan 6 orang terduga. sebagaimana dimaksud dalam pasal 53 huruf b,c,d UU No.22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dan atau pasal 106 No.7 tahun 2014 tentang perdagangan. Keenam terduga tersebut, kini sudah diamankan di Mapolres.

Dari ke-6 pelaku itu, 5 diantaranya merupakan karyawan SPBU yang beralamat di Dusun/Desa Kedungringin Kecamatan Muncar. Kelimanya adalah, En (42) warga Dusun Tratas RT.0/01 Desa Kedungringin Kecamatan Muncar, Sup (63), Niz(43) dan Tri (33) yang sama-sama asal Dusun Kedungringin RT 03 RW 11 Desa Kedungringin Kecamatan Muncar dan Ed (35) warga Dusun Sidomulyo RT.03/08 Desa Sumberberas Kecamatan Muncar Kab. Banyuwangi. Sementara 1 nama lainnya adalah orang luar bernama Sug (35) asal Dusun Kalimati RT.02/03 Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar juga.

Keterangan Kasatreskrim AKP Panji P Wijaya kepada media ini, awalnya pada Jumat (30/11/18) sekira 21.00 WIB Resmob Pidana Tertentu (Pidter) memergoki seorang lelaki yang belakangan diketahui bernama En sedang mengangkut 3 buah jerigen berisi 30 liter BBM keluar dari SPBU Kedungringin menggunakan motor Vario.

“Karena mencurigakan, maka dilakukan surveilance hingga En berhenti di suatu tempat tepatnya di Dusun Kedungringin Desa Kedungringin menemui temannya yang bernama Is yang juga membawa 3 jerigen isi 30 literan,” tuturnya sebagaimana rilis yang dikirim ke media ini, Minggu (2/12/18) malam.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Resmob Pidter, diperoleh keterangan jerigen-jerigen tersebut berisikan BBM premium sebanyak total 6 jirigen 30 liter dan masih terdapat 3 jerigen 30 liter lainnya di rumah Tratas.

Dari pemeriksaan En, muncul nama-nama lain yang juga terlibat yaitu Sup dengan BB BBM premium bersubsidi sebanyak 16 jerigen 30 liter, Tri dengan BB BBM sebanyak 3 jerigen 30 liter, 3 jerigen 20 liter dan 1 jerigen 25 liter, Niz dengan BB BBM sebanyak 2 jerigen 30 liter, Ed dengan BB BBM sejumlah 5 jerigen 30 liter dan
Sug dengan BB BBM sebanyak 2 jerigen 30 liter.

“Berdasarkan keterangan dari semua pelaku, mereka mengambil BBM tersebut dengan cara pada saat jam kerja di SPBU sepi pembeli dan pada waktu malam setelah SPBU tutup. Mereka mengisi BBM jenis premium kedalam jerigen isi 20 liter/25 liter/30 liter, disembunyikan di area SPBU lalu dibawa pulang pada saat situasi sepi,” beber AKP Panji.

Dijelaskan AKP Panji, modus para pelaku ini membeli BBM premium tersebut seharga Rp 7.000/liter dan dijual kembali seharga Rp 7.800/liter atau dengan keuntungan sekitar Rp 20.000/ jerigen isi 30 liter. Jika pengambilan BBM pada pagi hari maka langsung dibayar saat itu juga dan jika pengambilannya malam hari setelah SPBU tutup, maka pembayaran pada keesokan harinya.

“Kita sita Barang Bukti (BB) berupa 3 unit motor sebagai alat angkut BBM premium, 28 jerigen isi BBM premium, 15 galon isi BBM premium. Totalnya 1.302 liter BBM jenis premium. Atas perbuatan para pelaku ini, mereka dikenakan hukuman penjara maksimal 4 tahun dan denda Subsider maksimal Rp 40 miliar,” tegas Kasatreskrim AKP Panji
(Amin/naung daeng)

 

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top