RUMAH TIDAK LAYAK HUNI PULUHAN TAHUN HIDUP SEBATANGKARA LUPUT DARI PERHATIAN DARI PEMERINTAH SETEMPAT

RUMAH TIDAK LAYAK HUNI PULUHAN TAHUN HIDUP SEBATANGKARA LUPUT DARI PERHATIAN DARI PEMERINTAH SETEMPAT

Berita Daerah 0 Comment 29

KARAWANG, GemanraraNews

Hidup sebatangkara, Wasmi(60) yang tinggal di gubuk reyot di Kampung Pasir putih Desa Sukaraja, Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang Jawa Barat. Perempuan itu hidup dirumah bilik bambu berukuran 5×6 meter. Pergumulan hidupnya sudah puluhan tahun tinggal dirumah gubuk deritanya sebelum suaminya meninggal, kata Wasmi Minggu (9/08/3020) di rumahnya. Dia sudah lama tinggal di gubuk berdinding bilik bambu yang bolong-bolong akibat dimakan usia, atap gubuk deritanya sudah miring, genting sudah banyak yang jatuh, kamar tempat tidur tertutup terpal yang sudah rusak dan usang. Jangankan untuk memperbaiki gubuknya makan saja kesulitan, katanya.

Wasni mengaku sebelum suaminya meninggal dunia, ia sudah tinggal bersama selama puluhan tahun. Selama itu pula, gubuk reyot itu tidak pernah diperbaiki. Rumah bambu peninggalan suaminya sudah semakin parah. Hampir disetiap sudut tiangnya sudah disangga bambu. Ketidakmampuan secara ekonomi yang membuat gubuknya hampir roboh. Sani (45), tetangga dekat nenek Wasmi mengatakan saat suaminya hidup sudah berupaya mencari bantuan. Mereka pernah mengajukan bantuan kepada pemerintah melalui Desa namun pengajuan itu tidak pernah terrealisasi hingga suaminya meninggal dunia.

Selama puluhan tahun sebelum suaminya meninggal selama itu pula gubuk reyotnya tidak pernah diperbaiki. Kondisi rumah sekarang sudah makin parah, berharap penderitaan nenek Wasmi mampu mengetuk hati pemangku kebijakan dari pemerintah Kabupaten Karawang agar nenek ini punya harapan hidup dan punya tempat tinggal yang aman untuk dihuni, mohon perhatian pemerintah.(Biro Karawang)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top