RSUD SUMENEP PASTIKAN BELUM ADA PASIEN YANG DIRAWAT SEBAB SUSPECT COVID -19

RSUD SUMENEP PASTIKAN BELUM ADA PASIEN YANG DIRAWAT SEBAB SUSPECT COVID -19

Berita Daerah 0 Comment 25

SUMENEP, GemantaraNews

Mencuat kabar bahwa terdapat  warga Desa Legung, Kecamatan Batang- Batang, Kabupaten Sumenep terjangkit suspect Covid-19 ( Corona ). bahkan, pasien tersebut dikabarkan dirujuk ke  RSUD Dr. H. Moh. Anwar , Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Beredarnya kabar tersebut, tentunya membuat masyarakat Sumenep panik. Sehingga, dr. Erliyati selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menggelar kegiatan Konferensi Pers diruang isolasi RSUD Sumenep. Selasa,17/03/30.

Kegiatan konferensi pers tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep, Dinas Kesehatan, Kejaksaan Negeri Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, dan Andre wahyudi Sebagai Tim penanganan Covid-19.

Menyikapi hal itu, dr Erliyati Direktur RSUD Moh.Anwar Sumenep, menyatakan, Pihaknya sengaja menyelenggarakan kegiatan konferensi ini, tentunya tujuan kegiatan ini untuk mengantisipasi kabar yang tengah beredar dikalangan Masyarakat Sumenep, sehingga membuat masyarakat resah dan kwatir dengan adanya kabar yang menyebar pada saat ini,” katanya.

” Adanya kabar tersebut tidak benar, Tapi meskipun kabar tersebut tidak benar sebaiknya kita harus selalu waspada dan agar selalu menjaga kesehatan terutama kebersihan lingkungan,” Tegasnya.

Erliyati berharap, Masyarakat Sumenep tidak panik dengan adanya kabar yang beredar. Tentunya, Masyarakat juga harus waspada dan harus jeli menyikapi adanya kabar berita seperti itu. Kemudian, Pihaknya berharap masyarakat Sumenep percaya jika sudah ada keterangan resmi dari pihak RSUD terkait nama pasien yang terjangkit virus tersebut,” Tutupnya.

Hal senada yang juga di Ucapkan oleh Bupati Sumenep KH. A Busyro Karim M.si, menyatakan beredarnya kabar salah seorang warga Desa Leggung Sumenep, terjangkit Virus Corona, pihaknya menghimbau masyarakat Sumenep tidak perlu merasa panik dan resah. Memang benar kabar tersebut  sempat beredar dikalangan Masyarakat Sumenep, Tapi semua itu tidak ada benar. saat ini, pihaknya sudah membentuk tim khusus pengawasan disetiap Puskesmas.

“Namun, Kami tidak bisa melarang jika salah seorang warga ingin berkumpul dengan kelompok orang, sebab jika itu kami lakukan tidak menutup kemungkinan akan berdampak negatif,”  katanya Bupati dalam konferensi pers.

Menurut data yang kami peroleh dari pihak RSUD waktu itu memang ada dua pasien yang tengah sakit dirawat inap. Karena, pasien tersebut sakit disebabkan oleh penyakit lain. sementara pasien yang satunya mengalami infeksi waktu pulang umroh, Tapi bukan berarti terjangkit Virus Corona, memang sempat beredar kabar dikalagan Masyarakat Sumenep bahwa dua pasien tersebut terjangkit Virus Corona. Padahal, kabar tersebut hoax alias tidak benar ,” tegasnya.

Namun, hingga kini kedua pasien tersebut masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) oleh dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Selanjutnya, selama 14 hari kedepan akan selalu dipantau oleh dinas Kesehatan dengan disertai pembuktian dengan kartu pemantauan.” Tutupnya.(Noung daeng )

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top