RSUD LEUWILIANG JADI SASARAN EMOSI NETIZEN KABUPATEN BOGOR

RSUD LEUWILIANG JADI SASARAN EMOSI NETIZEN KABUPATEN BOGOR

Peristiwa 0 Comment 41

KAB, BOGOR, GemantaraNews

Sebagai Admin Group SURGA BOGOR dan Pemerhati sosial politik di Kabupaten Bogor, Susilo Utomo saat ditemui gemantaranews dikediamannya, mengungkapkan rasa harunya melihat berita terakhir terkait )pelayanan RSUD leuwiliang yang jauh dari kata memuaskan sehingga membuat mereka seolah-olah frustasi dengan kinerja RS plat merah ini, sangat disayangkan padahal program Pemerintah baik pusat maupun daerah sangat menekankan pelayanan prima terhadap masyarakat yang berobat di RS Milik Pemerintah maupun swasta demi terwujudnya keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Yang membuat saya kaget, ketika kami lakukan polling di Group Facebook SURGA BOGOR, bukan hanya RSUD leuwiliang saja yang dikeluhkan, RSUD Ciawi, RSUD Cibinong dan RSUD Cileungsi pun menjadi sasaran emosi para netizen karena pelayanan yang sering pilah pilih dalam melayani serta attitude para pegawai yang tidak bersahabat dan kurang manusiawi.

Akun HKM menuliskan, “Sudah Rahasia Umum pelayanan RSUD leuwiliang Buruk, Pengalaman Pribadi”.

“Bapak saya sudah muntah sma bab darah aja masih harus suruh nunggu ruangan kosong tanpa ditindak, klo bukan krna gebrakan ga bakalan ditindak nunggu ruangan kosong sampe 10 jam klo udh yg sekarat keburu mati pasennya, yg lebih dipentingkan hp bukan nyawa”. Ungkap akun Rosiana.

Akun SA juga mengungkapkan kekesalannya, “Susah kang rumah sakit skrg mah gak pnya uang gak dilayanin.”

Akun SAAC dengan sangat lantang menuliskan, “eweh nu wanieun nu jelas mah di belakang nya bnyk org2 yg kebal hukum. jdi bicara ngeluh apa pun tak akn di degar. pengalaman pribadi sampai ibu sy meninggal di situ perlakuan pelayanan nya ga bagus. maka dari itu sampai kpn pn ga kan pernah lupa sama suster dr nya dn yg lain nya. bener2 kacau itu rmh sakit.”

“Mertua gue lagi sakit parah di tolak sama rumah sakit ini sampe di oper kemana” dasar rumah sakit ga punya hati kejam !! untung mertua gue bisa di terima di medika” Emosi akun NKP.

Dengan keras akun Balqiis juga berkomentar miring, “Iyaa bener ini rumah sakit emang gak bagus …
Dulu anak saya kritis gak d tangani sm sekali grgr belum bayar uang pendaftaran.!”

Inilah bentuk ke frustasian netizen akibat kurang maksimalnya pelayanan di RSUD Leuwiliang, maka sudah sepatutnya para pemangku kebijakan menindaklanjuti permasalahan ini, baik eksekutif dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan dan Manajement RSUD untuk evaluasi kinerja dan pembenahan dari sisi pelayanan, DPRD sebagai corong aspirasi masyarakat juga harus bersikap, segera lakukan RDP ataupun langkah-langkah seauai tupoksi agar pelayanan prima terhadap masyarakat selalu di kedepankan.ujar Susilo.

Dan diakhir wawancara dengan awak media, Susilo
sedikit sajikan syair ciptaannya,

“Sesama manusia yang saling interaksi tetapi canggung karena dibatasi oleh prosedur dan sistem yang telah diatur dan dibuat oleh manusia itu sendiri.”

“Rasa kemanusiaan terkadang luntur hanya karena sebuah kata-kata yang tertuang dalam sebuah prosedur.”

“Empati seakan menjadi barang mahal di masa-masa yang katanya degradasi moral.”
(Is/Su)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top