PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GUSIT TENTANG SENGKETA TANAH DI DESA LOLOMOYO TUHEMBERUA TIDAK ADIL

PUTUSAN PENGADILAN NEGERI GUSIT TENTANG SENGKETA TANAH DI DESA LOLOMOYO TUHEMBERUA TIDAK ADIL

Hukum 0 Comment 424

KOTA GUNUNGSITOLI, GemantaraNews

Putusan peradilan Negeri Gunungsitoli pada perkara perdata no.53/pdt-G/2019/PN GST, pada kasus sengketa Tanah warisan di Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli terkesan tidak mendapat kepastian hukum yang berkeadilan.

Hal ini di sampaikan kuasa hukum penggugat S. Bu’ololo, S.H, kepada wartawan Jum’at, (14/08/2020) menjelaskan ” putusan Majelis Hakim pengadilan Negeri Gunungsitoli tentang sengketa tanah warisan antara keluarga ibu As. Gulo istri dari Desiderius Tali’aro Zebua (Alm) dengan pihak keluarga tergugat yang terletak di Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat Kota Gunungsitoli, bahwa putusan terhadap perkara no. 53 tersebut tidak memberikan kepastian hukum, demi nilai kebenaran dan keadilan.

Dia mengatakan persoalannya antara Penggugat dan Tergugat sama-sama mengklaim sebagai pemilik tanah yang di dapatkan dari harta warisan leluhur, walaupun sesungguhnya di lain pihak Penggugat mendapatkan warisan tersebut secara jelas dan benar dari leluhur yang bernama Atumbukha Zebua (Alm) sebagai mana yang telah terungkap dalam putusan pengadilan Negeri Gunungsitoli tahun 1991 s/d putusan Mahkama Agung tahun 1995.

“Putusan Majelis Hakim yang menyidangkan persidangan di ketuai Taufik Nurhayat, S.H, Muhammad Yusuf simbiring, S.H (hakim 2) dan Ade Murni,S.H (hakim 3) yang mana amar putusan menolak gugatan Penggugat maupun Tergugat telah mencederai marwah peradilan sebagai benteng dalam penegakan supremasi hukum,dan kepastian hukum khususnya dalam pencari keadilan”, terang S. Bu’ulolo, S.H.

Lebih lanjut, S. Buulolo, S.H mengemukakan “dengan amar Putusan Majelis Hakim yang menurut mereka tak berkeadilan, Dia dan Kliennya (Penggugat) akan menempuh upaya hukum baik itu berupa banding maupun melaporkannya kepada Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia, dan segera akan menyampaikan laporan kepada Badan Pengawas Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan harapan agar majelis hakim yang menyidangkan dan memutus perkara no.53 ini pada pengadilan Negeri Gunungsitoli dapat ditindak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, karna menurut kuasa hukum Penggugat diduga tidak melaksanakan tugas secara profesional serta bernuansa tidak objektif dalam mengambil suatu keputusan”, ungkapnya mengakhiri.

Sampai berita diturunkan wartawan masih belum mengkonfimasi kepada ke 3 (tiga) Majelis Hakim persidangan peradilan Gunungsitoli yang memutuskan perkara sengketa Tanah yang terletak di Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli.(S. Gulo)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top