PT.WAN SHI DA INDONESIA DI DUGA LANGGAR PERIZINAN

PT.WAN SHI DA INDONESIA DI DUGA LANGGAR PERIZINAN

Kriminal 0 Comment 21

SUKABUMI, GemantaraNews

PT.Wan Shi Da Indonesia, yang bergerak dalam bidang pengolahan kapur diduga melanggar perizinan. Tempat pengolahan batu kapur tersebut berada di Kampung Cibuntu, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah Kab. Sukabumi.

Hal tersebut diketahui setelah Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan batu kapur tersebut.

Menurut Paoji Ketua komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi mengatakan, sejumlah anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, sengaja melakukan sidak ke lokasi perusahaan tersebut, untuk memastikan laporan dari masyarakat mengenai aktifitas perusahaan yang diduga belum mengantongi perizinan, Minggu (24/8/2020).

“Setelah di sidak ke lokasi perusahaan tersebut, ternyata benar perusahaan PT.Wan Shi Da ini, banyak melakukan pelanggaran perizinan”.

Sejumlah pelanggaran ditemukan Saat dilakukan sidak oleh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi terkait legalitas perusahaan PT.Wan Shi Da, kata Paoji.

Pihak perusahaan belum memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), tidak membayar pajak selama dua tahun. Bahkan, anggota DPRD banyak menemukan bangunan PT. Wan Shi Da yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“PT.Wan Shi Da ini, telah menjual hasil tambangnya secara ilegal. Sehingga dapat merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi selama dua tahun”, terang Paoji.

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, langsung melayangkan surat rekomendasi kepada Bupati Sukabumi untuk menutup dan menghentikan kegiatan sementara perusahaan PT.Wan Shi Da sampai di selesaikannya perizinannya.

“Hasil dari sidak, Kami sudah disampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Bahkan Kita juga sudah melayangkan surat rekomendasinya kepada Bupati Sukabumi, terkait banyaknya pelanggaran yang dilakukan PT. Wan Shi Da itu”, tandas Paoji.

Ketika disinggung mengenai rencana penutupan sementara mengenai aktivitas perusahaan tersebut, pihaknya menjawab, Bahwa DPRD Kabupaten Sukabumi tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penutupan perusahaan,
Yang berwenang melakukan hal tersebut, menurutnya berada di ranah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sukabumi.

“Nantinya dari hasil sidak Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Maka Bupati Sukabumi akan mengeluarkan surat rekomendasi kepada Satpol-PP Kabupaten Sukabumi untuk melakukan penutupan sementara terkait aktivitas PT.Wan Shi Da yang telah melakukan banyak pelanggaran perizinan”, imbuh Paoji.(Biro Sukabumi)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top