PROYEK  RSUD BAYU ASIH DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TAHUN 2020 DIDUGA SARAT DENGAN PENYIMPANGAN

PROYEK RSUD BAYU ASIH DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) TAHUN 2020 DIDUGA SARAT DENGAN PENYIMPANGAN

Berita Daerah 0 Comment 321

PURWAKARTA, GemantaraNews

Proyek Pembangunan ruang rawat inap kelas 3 tahap 2 ( DAK 2020 ) RSUD BAYU ASIH dengan nilai kontrak Rp, 12.561.335.000 (Dua belas milyar lima ratus enam puluh satu juta tiga ratus tiga puluh lima rubu rupiah) Pelaksana PT SANGKURIANG KARYA, Konsultan pengawas CV GRIYA LOKA waktu pelaksanaan 210 hari kalender diduga sarat dengan penyimpangan.

Hasil Penelusuran awak media Gemantara news dilapangan, senin (7/7/2020) diproyek RSUD BAYU ASIH jalan veteran no 39 kabupaten purwakarta diduga ada kecurangan diantaranya dengan mengurangi speksifikasi bahan.

Mengacu salah satu item tehnik civil pekerjaan screed, lantai Dak yang berhubungan dengan beton Dak atas, dalam metode kerja awal seharusnya, Terlebih dahulu lantai dibersihkan lalu disiram dengan air serta dicampur perekat dari bahan karbon agar lapisan antara pertemuan atas dan bawah bisa merekat dan kuat. namun ternyata berbeda pelaksanaanya dilapangan selain lantai beton kotor, berdebu tanpa disiram air, langsung di screed.

Dan selanjutnya, pekerjaan pembesian terlihat renggang yang seharusnya jarak antara cincin 15 cm, ternyata dalam pelaksanaanya 25 cm hal ini diduga tanpa mengikuti desain gambar.

Sementara itu husus safety (K3) para pekerja yang sedang mengerjakan pemasangan begisting dipinggir lantai paling atas tidak memakai sabuk pengaman (sapety belt) hal ini tanpa menghiraukan keselamatan para pekerja. seharusnya pengawas proyek memonitoring para tenaga yang sedang bekerja, demi menjaga hal hal yang tidak diinginkan.

Pimpinan Proyek Dida ketika hendak dikonfirmasi jarang ada dilapangan menurut salah seorang pekerja ” Pak Dida satu satunya pimpinan Proyek, tidak ada lagi pengawas lapangan selain beliau, kita aja susah Pak ketemu kalau Ada penting yang harus ditandatangani. Bapak tunggu aja ” ujarnya.

Dengan memakai metode kerja yang diterapkan tersebut, jelas akan mengurangi bahan meterial dan dikwatirkan proyek tersebut tidak akan kuat dan bertahan lama.(endin/robin)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top