PROYEK PENINGKATAN JALAN DI DESA SEI TAMPANG DUSUN GERAK TANI DIDUGA ASAL SIAP

PROYEK PENINGKATAN JALAN DI DESA SEI TAMPANG DUSUN GERAK TANI DIDUGA ASAL SIAP

Berita Daerah 0 Comment 94

LABUHANBATU, GemantaraNews

Proyek lanjutan peningkatan jalan Desa Sei Tampang, Dusun Gerak Tani, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara dikerjakan oleh CV. Asasir Jaya dengan menelan anggaran sebesar Rp.679.000.000 (Enam Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Rupiah) bersumber dari APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2019 diduga asal siap.

Berdasarkan hasil Investigasi di lapangan, Selasa (21/11/2019) pengerjaan Proyek peningkatan jalan di Dusun Gerak Tani yang seharusnya menggunakan batu split ukuran 2/3 (2×3) namun diduga batu yang digunakan tidak sesuai dengan rujukan keharusan sesuai dengan Bestek.

“coba lae lihat sendiri, ngeri kali kan lae cara pengerjaannya, tampak sesuka hati mereka saja mengerjakan peningkatan jalan tersebut. Apa mereka anggap warga sini gak paham,” ucap Darwin Situmeang salah satu warga Desa Sei Tampang tersebut kepada Gemantaranews.

“Sebaiknya, perusahaan itu sejak mulai awal bekerja tetap harus didampingi konsultan dan tenaga ahli yang di sesuaikan dengan yang ada didokumen penawaran sehingga menang dalam tender proyek”, ujarnya.

Selain itu, memperhatikan kualitas proyek sejak dimulai penghamparan batu atau lapisan bawah sampai kepada masa waktu pematangan lahan harus lebih teliti dan paham.

Julpan Siregar selaku kepala tukang saat di konfirmasi Gemantaranews di lokasi peningkatan jalan bangunan tersebut mengatakan, Kalau masalah batu ini diduga adalah permintaan masyarakat pak, sebab masyarakat tidak mau jika yang di buat batu halus ucap, Julpan Siregar.

Lanjut saat tim bertanya, apakah diduga batu petrun yang di temukan di lokasi peningkatan jalan ini sudah sesuai Rab?? Sesungguhnya bila berdasarkan Rab/bestek seharusnya mengunakan ukuran batu split ucap Julpan. namun berdasarkan temuan di lapangan bahan yang di pergunakan diduga hanya sejenis batu petrun pecah sehingga masyarakat tidak terima dan meminta batu lebih kasar.

Sawal di Dinas PUPR (Pekerjaan umum dan Penataan Ruang) saat diminta tanggapannya tentang pekerjaan yang dimaksud Red melalui WhatsApp nya tidak membalas, sampai berita ini akhirnya dinaikkan redaksi.

(tim/ed. Yogi K M)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top