PROGRAM VISIT 2019 DI WISATA PANTAI SLOPENG BANYAK YANG MENILAI GAGAL, PASALNYA SEPI DENGAN PENGUNJUNG

PROGRAM VISIT 2019 DI WISATA PANTAI SLOPENG BANYAK YANG MENILAI GAGAL, PASALNYA SEPI DENGAN PENGUNJUNG

Berita Daerah 0 Comment 17

SUMENEP, Gemantaranews

Pesta Rakyat Ketupatan dan Festival Ketupat 2019 di Pantai Slopeng, Desa Semaan, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Sepi dengan pengunjung. pengunjung yang datang hanya beberapa orang saja, itupun mayoritas dari para (ASN) dilingkungan pemkab Sumenep, Rabu (12/6/2019).

Dalam sambutannya Bupati Sumenep DR.KH.A. Busyro Karim, M.Si menyampaikan, adanya event ini bagaimana yang tertarik bukan hanya pengunjung dari kabupaten Sumenep saja. apalagi orang luar daerah madura menjadi tertarik dengan adanya event ini. lanjut dia, program visit tahun 2019 di wisata slopeng ini semakin menurun, karena dilihat pengunjung yang datang semakin semakin menurun. seharusnya kita lihat semakin bertambah,” Ucap Bupati Sumenep dalam sambutanya.

Yadi, salah seorang pengunjung wisata slopeng saat dikonfirmasi oleh media ini mengatakan, saya menilai Festival Ketupat tidak signifikan dan tidak tepat sasaran. pasalnya, pengunjung yang datang terlihat sepi hanya diramaikan oleh para tamu undangan dari lingkungan (ASN) pemkab Sumenep saja. Saya menilai Pihak pemkab Sumenep, tidak serius dalam memberikan makanan gratis. karena, makanan gratis yang disuguhkan pada kami sudah tidak layak dimakan (bau dan basi). selain itu, tarif masuk ke Pantai Slopeng dirasa sangat mahal, karena, Tiket Sepeda motor saja mencapai Rp 5 Ribu dan Mobil Rp 10 Ribu itupun tidak termasuk biaya parkir,” Katanya.

Menurutnya, Tarif masuk ke wisata pantai Slopeng ini sangat mahal, Saya dan temen saya berdua ditarik Rp 45 ribu dengan parkir sepeda motor. sebenarnya tidak masalah jika harga tiket ke Pantai Slopeng dinaikkan, asalkan diimbangi dengan fasilitas wisatanya. Tapi, fasilitasnya hanya biasa saja, dan tidak sesuai dengan harapan kami selaku pengunjung wisata tersebut. jadi, kami menilai program visit ini dilakukan pihak pemkab dengan setengah hati hingga kami untuk berlibur ke tempat wisata ini akan diperhitungkan kembali,” Tuturnya.

Hal yang sama juga diakui oleh saleh pengunjung Pantai Slopeng dari kepulauan kangean, dia mengaku sangat kecewa dengan adanya Program visit 2019 di Pantai Slopeng ini, karena tidak bisa menikmati wisata ini seperti biasanya. padahal, kami sangat jauh dari kepulauan dan harus melewati beberapa pulau dan perjalanan hingga ditempuh delapan ( 8 ) jam.

Seharusnya, digratiskan oleh Pihak Pemkab Sumenep, agar kami bisa leluasa menikmatinya. karena, momen liburan pesta ketupat yang digelar ini hanya setahun sekali. apalagi, ada biaya yang memberatkan bagi pengunjung untuk masuk harus membayar Rp 20 ribu agar bisa menikmati wisata tertua milik pemerintah Kabupaten Sumenep,” ujar dia dengan nada kecewa.(Noung daeng)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top