Plt. KETUA GEMA NUSANTARA SUMUT, SEBAGAI SOSIAL KONTROL PROYEK STRATEGIS NASIOANAL PEMBANGUNAN JALUR KA RANTAUPRAPAT-KOTA PINANG

Plt. KETUA GEMA NUSANTARA SUMUT, SEBAGAI SOSIAL KONTROL PROYEK STRATEGIS NASIOANAL PEMBANGUNAN JALUR KA RANTAUPRAPAT-KOTA PINANG

Serba-serbi 0 Comment 66

LABUHANBATU, GemantaraNews

Plt. Ketua Gema Nusantara Sumut yang dikenal sebagai aktivis dan berprofesi sebagai Jurnalis yang cukup vokal mengatakan, kita akan selalu aktif dalam mengawasi sebagai sosial kontrol, proyek pemerintah yang menelan anggaran APBN P ratusan miliar rupiah hingga sampai triliunan rupiah, itu adalah uang negara atau uang rakyat, sehingga diharapkan dalam pengerjaan proyek apapun itu diharapkan profesional dalam mengerjakannya, kata Chandra Sirait, SH kepada Gemantaranews.

Tambahnya Dasar Perppu nomor: 2 tahun 2017 tentang perubahan atas undang undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan dan undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Jelas didalam peraturan menteri perhubungan nomor: PM.60 tahun 2012 tentang persyaratan teknis jalur kereta api. Jelas semua sudah diatur dengan baik cara pengerjaannya mulai dari dasar tanah, tekstur tanah, batu yang dipakai, sampai pemasangan rel kereta api, agar bagus.
Pembangunan jalur rel kreta api Rantauprapat-kota pinang (RPK) salah satu proyek strategis nasional penghubung riau-sumatera Utara atau trans Sumatera,tutupnya.

Pasalnya pekerjaan penimbunan dilokasi KM 8+100 sampai dengan KM 8+850 diduga terdapat tekstur dan warna tanah yang berbeda beda, seperti warna ungu ubi jalar, putih keabu abuan, hitam, kuning, dan tanah bercampur akar akar.

Pantauan tim wartawan dilokasi senin (03/02/2020) , di lingkungan sidorukun kelurahan urung kompas, Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera utara, diduga tanah digali dari bahu jalur penimbunan digunakan untuk menimbun jalur Rel Kereta Api, di KM 8 +100 sampai dengan KM 8 + 850.

Dilokasi jalur tampak terlihat alat berat seperti excavator Beko dan doser.
Beko menggali tanah dari bahu jalur dan menaikkan keatas jalur yang ditimbun, doser mendorong atau menghampar tanah dari hasil galian beko di jalur penimbunan.

Dilokasi pekerjaan diduga tidak terlihat ada pengawasan dari pihak kontraktor, juga dari balai teknis perkeretapian dan konsultan pengawas perkeretapian, diduga tanah urugan ini tidak layak dan tidak lolos uji laboratorium (SNI).

Duwi salah satu orang penting di PT.IPA (istana putra agung) saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, mengatakan “Saya masih diluar kota, kegiatan tersebut adalah stok vail, ntar ya bang biar saya telpon pengawas dilapangan, ujar Duwi sembari menutup konfirmasi.

Balai tehnik perkeretapian wilayah Sumbagut Eko Widi wuryanto salah satu pejabat penting saat di konfirmasi melalui WhatsApp nya tidak membalas atau enggan memberikan jawaban, sampai berita ini naik kemeja redaksi.
(tim/ed.hotman)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top