PETANI KABUPATEN ACEH UTARA MENGELUH SUSAHNYA MENDAPATKAN PUPUK SUBSIDI

PETANI KABUPATEN ACEH UTARA MENGELUH SUSAHNYA MENDAPATKAN PUPUK SUBSIDI

Berita Daerah 0 Comment 223

ACEH UTARA – GemantaraNews

Menurut Salah satu warga Gampong Jeumpa B, kecamatan Tanah Luas, wandi (26), kesulitan petani memperoleh pupuk sudah terjadi tahun lalu. Akibatnya petani terpaksa harus membeli pupuk non subsidi dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Bahkan menurut Wandi Dengan langkanya pupuk bersubsidi itu berdampak buruk bagi petani dan menurunnya hasil panen di Aceh Utara.

“Hasil panen padi kami yang dulunya banyak kini menurun karena kurang dipupuk,” kata wandi saat diwawancarai GemantaraNews.

“Pupuk bersubsidi sulit kita dapatkan walaupun ada belinya harus berpasangan dengan pupuk lain, ini sungguh sangat menyulitkan masyarakat kecil, ujarnya wandi.

Manajer Humas PIM Nasrun mengatakan saat di konfirmasi jurnalis lewat via WA, “,Pupuk urea PIM dapat memenuhi hingga akhir tahun 2020, penyaluran pupuk bersubsidi disalurkan sesuai alokasi yang telah ditetapkan dan hanya di berikan kepada petani yang terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang dikelola Kementerian Pertanian,” ungkapnya.

Sebagai produsen pupuk kami selalu mematuhi semua aturan penugasan penyaluran pupuk bersubsidi yang berlaku. Seperti, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk sektor pertanian secara nasional mulai dari Lini I sampai dengan Lini IV, serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2020 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2020, Juncto Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2020, lanjut nya.

“Kedua aturan tersebut dengan tegas mengatur tentang syarat, tugas, dan tanggung jawab dari produsen, distributor, dan penyalur atau pengecer hingga HET pupuk bersubsidi yang wajib dipatuhi ketika menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani,” katanya.
Khusus untuk wilayah Aceh, sesuai SK Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh tahun 2020 No. 820/932/VI.I. alokasi pupuk Urea bersubsidi sebesar 56.807 ton dan realiasi penyaluran hingga Agustus 2020 sebesar 48.013,10 ton atau sebesar 84,52 %, dengan rincian terlampir.

Lebih lanjut, terkait isu kelangkaan pupuk subsidi yang sering terjadi, bahwa PIM mengikuti penugasan yang telah ditetapkan Pemerintah dengan menyalurkan sesuai alokasi yang telah ditentukan,” tambah nya.

“Sebagai produsen pupuk, PIM selalu memastikan stok pupuk tersedia dan siap untuk disalurkan jika ada penambahan alokasi,” dan Stok pupuk di PT PIM saat ini dapat memenuhi kebutuhan pupuk sampai dengan akhir tahun 2020.” Tutupnya (Razak)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top