PERWIRA TNI-AD CETAK SEJARAH LULUS DARI KINGS COLLEGE LONDON BERSAMA DENGAN PENDIDIKAN RCDS

PERWIRA TNI-AD CETAK SEJARAH LULUS DARI KINGS COLLEGE LONDON BERSAMA DENGAN PENDIDIKAN RCDS

TNI / Polri 0 Comment 13

JAKARTA, GemantaraNews

Kolonel Agustinus menjadi Perwira TNI-AD yang untuk pertama kalinya mencetak sejarah berhasil menyelesaikan program Postgraduate Certificate in Security And Strategy For Global Leaders, yang diselenggarakan oleh Kings College London (KCL) bersamaan dengan pendidikan RCDS yang ditempuhnya.

Royal College of Defence Studies (RCDS) merupakan sebuah pendidikan yang setara dengan pendidikan Lemhannas di Indonesia. Pendidikan tersebut juga diikuti oleh siswa-siswa dari beragam lnstitusi Militer dan non-Militer.

lndonesia sudah sejak pertama kali mengirimkan siswanya yaitu pada Tahun 1984, Indonesia telah memiliki 24 orang lulusan RCDS. Beberapa di antaranya adalah Jenderal TNI Endriartono Sutarto yang pernah menjabat sebagai Panglima TNI, Mayjen TNI (Purn) Daniel Ambat yang sempat menjadi Pangdivif-1 Kostrad hingga Mayjen TNI Jani Iswanto, Aslog Kasad, maupun Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoeljo, Kapus Bekang TNI-AD saat ini.

Keunikan dari lembaga pendidikan RCDS ini adalah dari 115 total peserta didiknya, 74 orang (64,3%) di antaranya adalah Siswa Manca Negara yang mewakili lebih dari 50 Negara di Dunia, Jumlah ini melebihi jumlah peserta didik dari Inggris sendiri.

Setiap tahunnya Indonesia mengirimkan satu orang Perwira TNI untuk mengikuti pendidikan ini yang diwakilkan oleh Matra (AD/AL/AU) secara bergantian.

Tahun ini Indonesia mengirimkan siswa yang merupakan seorang Perwira TNI-AD yakni, Kolonel Kav Agustinus Purboyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Danrem 052/Wijayakrama Jakarta.

Untuk bisa lulus program ini, Siswa RCDS juga harus mengikuti seleksi yang sangat ketat dan secara Konsisten harus mampu menunjukkan Prestasi terbaiknya. Wajar jika hanya sebagian kecil siswa RCDS yang bisa mendapatkannya.

Selama satu tahun tinggal di London, Kolonel Agustinus mengikuti 27 modul pendidikan, termasuk program Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) ke Amerika Serikat dengan mengunjungi Markas Besar PBB, World Bank, IMF, dan House of Parliament.(puspen tni/Sandy w)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top