PENYALURAN PUPUK SUBSIDI PADA KELOMPOK TANI, DIDUGA BANYAK KEJANGGALAN

PENYALURAN PUPUK SUBSIDI PADA KELOMPOK TANI, DIDUGA BANYAK KEJANGGALAN

Berita Daerah 0 Comment 26

TAPANULI UTARA,
GemantaraNews

Penyaluran pupuk bersubsidi untuk kelompok Tani diduga banyak mengalami kejanggalan, dari yang Kita amati dari kios pupuk yang telah di tunjuk PPL Kelompok Tani. Untuk bisa mendapatkan pupuk, sebelumnya harus melobi dengan uang dahulu ke Kios yang ditunjuk tersebut dengan jumlah pupuk yang di butuhkan oleh setiap kelompok, ungkap Marasal Sahaan (UD HARUM TANI), (26/08/2020).

Permintaan Kita sebagai pengurus kelompok Tani terhadap pemilik kios Harum Tani Minggu kemarin tanggal 03 Agusrus 2020, pemilik kios tersebut mengatakan, belum datang dari PT.GCS nya, sopirnya masih isolasi mandiri terpapar Covid-19. Bahkan dia juga mengatakan tidak pesan sebelumnya pada Kita dan harus pakai DP dahulu, katanya.

Pada Minggu berikutnya Kami pun mendatangi PPL Nova Hutasoit agar mempercepat penyaluran pupuk tersebut, karena anggota kelompok tani sangat membutuhkan sekali pupuk itu untuk tanaman palawijanya.
Beliau, Nova Hutasoit pun langsung menghubungi pemilik kios pupuk tersebut lewat telpon selulernya, Dia pemilik kios tersebut menjawab, Kita sudah bayar pada pihak PT.GCS nunggu pendistribusiannya saja, kata pemilik kios.

Minggu berikutnya pupuk subsidi tersebut tiba di kiosnya, namun ada perubahan aturan, ungkap Marasal Siahaan.
Perubahan aturan itu adalah, Bahwa harus memberikan uang untuk pelicin kepada pihak PT.GCS, hal itu untuk kelancaran pendistribusian pupuk tersebut, walau pihak PT.GCS tidak meminta hal itu, cetusnya.

Perbedaan dalam hal ongkos angkutnya pun ada perbedaan, apabila menyewa kendaraan sendiri harga ongkos angkutnya hanya Rp.125 ribu/sak, tetapi kalau diantar oleh pihak kios tersebut ke tempat kelompok ongkos kirimnya Rp.130 ribu/sak, kalau diamati bukannya membantu meringankan petani,ini malah menambah beban pada kelompok tani dari segi ongkos kirimnya.

Sementara dalam hal agar pemesanan pupuk agar lancar menurut pemilik kios, kasih uang pelicin, sekarang pesan minggu depan juga mungkin pupuk tersebut sudah ada sesuai permintaan, barusan kan dengar sendiri pembicaraan lewat telpon kepada Direktur PT.GCS yang baru yang mengatakan begitu, cetusnya lagi. Apabila di telaah dari sini pun sudah terlihat terang-terangan adanya permainan kotor.
(juniasal)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top