PENGEDAR NARKOBA DI GULUNG HABIS DIKARAWANG

PENGEDAR NARKOBA DI GULUNG HABIS DIKARAWANG

Narkoba 0 Comment 15

KARAWANG, GemantaraNews

Dalam rangka menekan angka kriminalitas dengan adanya peredaran penyalahgunaan Narkotika, Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang Polda Jabar yang dipimpin oleh Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin, S.I.K.M.H telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pengedar Narkoba dan bandar Narkoba selama 10 (sepuluh) hari kebelakang, sebanyak 15 (lima belas) dan 20 tersangka dengan jumlah keseluruhan barang bukti yang berhasil disita.

Kamis (18/06/2020) Kapolres Karawang pimpin langsung konferensi Pres dalam pengungkapan jaringan Narkotika oleh satuan reserse Narkoba diwilayah hukum Polres Karawang. Barang bukti yang berhasil disita antara lain sabu-sabu sebanyak 35 paket dengan berat keseluruhan 6 kg 850 gram, obat-obatan 624.82 butir pil ekstasi 14 butir dan HP berbagai merek sebanyak 15 unit. Kegiatan tersebut didampingi oleh Kasat Narkoba AKP Agus Susanto,SH.MM, KBO Narkoba dan Kasubag Humas Iptu Abdul Wahab,SH dalam release nya menerangkan bahwa kasus pengungkapan ini berdasarkan hasil lidik dan informasi masyarakat dengan cepat ditindaklanjutti baik informasi secara tidak langsung maupun informasi media sosial.

Bahwa ada 14 TKP dalam pengungkapan kasus itu semuanya tersebar dibeberapa kecamatan diantaranya; Kec.Cikampek, Telukjambe Timur, Kotabaru, Klari, Tempuran, Ciampel, Karawang, Cilamaya, Purwasari. Telah diamankan 16 orang tersangka yang berhasil ditangkap dengan masing-masing barang bukti, ujar Kapolres. Berdasarkan pemeriksaan penyidik rata-rata pengdar atau tersangka yang tertangkap tersebut mengaku mendapatkan barang bukti pilhexymer maupun sabu dari para bandar diluar yang ada di wilayah Kabupaten Karawang dengan harga 1.5/gram, lanjut Kapolres.(Biro Karawang)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top