PENCANANGAN KEGIATAN KAMPUNG ISEMINASI BUATAN (IB) YANG DILAKUKAN OLEH DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PETERNAKAN, DIHADIRI OLEH BUPATI SUMENEP

PENCANANGAN KEGIATAN KAMPUNG ISEMINASI BUATAN (IB) YANG DILAKUKAN OLEH DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PETERNAKAN, DIHADIRI OLEH BUPATI SUMENEP

Berita Daerah 0 Comment 25

SUMENEP, Gemantaranews

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Sumenep, di tahun 2019 lakukan kegiatan Pencanangan kampung Inseminasi Buatan (IB), yang bertempat dilapangan kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dalam acara kegiatan tersebut, dihadiri oleh Forkopimda Sumenep, Kepala Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur yaitu, drh wemmi niawati, M.MA, Kepala Inseminasi Nasional, ketua tim penggerak PKK Sumenep, Nur fitriana Busyro Karim, dan Kepala pimpinan OPD Sekabupaten Sumenep. Selanjutnya, kegiatan pencanangan tersebut, menampilkan Sapi-Sapi terbaik Madura diantaranya, Sapi bedet Madura sebanyak 50 ekor, Sapi Sonok, pemeriksaan kebuntingan sebanyak 30 ekor Sapi, dan insemanasi Buatan (IB).

Bupati Sumenep, Dr K.H A.Busyro Karim, M.Si menyatakan, kita harus bersyukur kepada Allah swt, karena kampung IB hanya ada di kabupaten sumenep secara nasional. semua itu, ada kesadaran dari para peternak untuk terus memicu bagaimana populasi sapi ini bisa bekembang dengan baik. sebab, tampah adanya kesadaran ini tidak bisa kita harapkan.

“Sumenep punyak potensi sapi, hingga sampai saat ini kabupaten Sumenep menduduki populasi sapi tertinggi di jawa Timur mencapai 367 ribu 362 ekor sapi. untuk itu, marilah kita bersama sama tingkat populasi yang tertinggi ini dan perlu dilestarikan hingga terus dikembangkan dengan menguatkan kebersamaan antara Pemerintah dan Peternak dan juga insemilator,” Katanya. selasa,6/8/2019

Dia berharap, semua ini harus dipikirkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur, karena kita ingin kampung IB ini tidak hanya berjalan selama 4 tahun dan hilang begitu saja setelah dicanangkan pada saat ini. untuk itu, memang harus ada kebersamaan dari semua pihak yang ada dikabupaten Sumenep, propinsi, Pusat dan lain lain,” Harap busyro dalam sambutannya

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir.Bambang heriyanto, M.Si dalam sambutannya menjelaskan, Saat ini Inseminator khususnya untuk wilayah kabupaten Sumenep, berjumlah 32 orang yang terdiri dari 5 orang berstatus ASN, dan 27 orang Inseminator swadaya. perlu diketahui juga, keberhasilan IB dikabupaten Sumenep, ditentukan oleh peternak sendiri, Insemenator dan kelengkapan sarana. karena, pelayanan IB dan pencanangan kampung IB ini sudah dirancang sedemikian rupah hingga, dapat meningkatkan produktivitas ternak di suatu wilayah kabupaten Sumenep, dan menjadi produk-produk sumber benih yang ada di kabupaten Sumenep. Semua itu, Dasar pelaksanaannya Hibah dari Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan Kabupaten Sumenep,” Jelasnya

Menurut Bambang, pada tahun 2020 ini, kampung IB akan dilaksanakan di 8 Desa yang terdapat di 4 kecamatan kabupaten Sumenep, diantaranya, kecamatan Guluk-guluk, Desa Guluk guluk dan Bragung, kecamatan Ganding, Desa Gadu barat dan Desa Gadu Timur, Kecamatan lenteng, Desa Daramista dan Desa elak Daya, kecamatan Dungkek, Desa Ban Ra’as dan Desa pancamara.

“kegiatan kampung IB ini merupakan kegiatan pilot project produk kami, dan kami sudah mendapatkan petunjuk dari Kadis Pertahanan Pangan Dan Peternakan Propinsi Jawa Timur, bahwa Sumenep menjadi pilot project kampung IB. dan jika nantinya ada kunjungan dari propinsi maupun pusat kami siap membuktikan bahwa di masing-masing kecamatan Kabupaten Sumenep sudah terdapat kampung IB,” Tuturnya.

Imbuh dia, di Tahun 2020 wilayah kampung IB yaitu, Guluk-guluk, Ganding dan Lenteng akan ditetapkan sebagai wilayah Sumber limet Sapi model disingkat menjadi “LUGANTENG” karena, ditiga kecamatan tersebut, salah satu wilayah yang potensi untuk Kampung IB,” Imbunya.

Hendri warga Guluk- guluk saat dikonfirmasi media ini menyatakan, dengan adanya Inseminasi buatan (IB) para peternak Sapi di kecamatan Guluk-guluk menyampaikan banyak terimaksih karena, lewat penyuntikan IB penyebaran bibit unggul ternak Sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat. untuk itu, dengan adanya penyuntikan IB telah terjadi peningkatan signifikan terhadap pendapatan para peternak.

selain itu, dengan adanya IB menambah semangat teman teman peternak sapi dikabupaten Sumenep untuk lebih maju dan lebih baik dari sebelumnya. karena dengan sistem kawin alam yang tidak terprogram akan terjadi kawin sedarah, hingga terjadi penurunan mutu genetik,” Katanya.
(Noung Daeng)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top