PEMKAB LAMTIM SAMBUT BAIK PENYELESAIAN TALANG SARI SECARA NON YUDISIAL.

PEMKAB LAMTIM SAMBUT BAIK PENYELESAIAN TALANG SARI SECARA NON YUDISIAL.

Berita Daerah 0 Comment 22

BANDAR LAMPUNG, GemantaraNews

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menghadiri rapat koordinasi penanganan korban dugaan pelanggaran HAM peristiwa Talangsari
yang dilaksanakan di hotel Golden Tulip Springhill Bandar Lampung, Rabu (15/07/2020).

Tidak sendiri, dalam kesempatan itu Zaiful didampingi Dandim 0429/Lampung Timur, Letkol Kav Muhammad Darwis, Kapolres Lampung Timur, AKBP Wawan Setiawan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syahmin Saleh, serta beberapa Kepala OPD yang ada di Lingkungan Pemerintah Daerah Lampung Timur.

Sementara itu hadir pula dalam acara tersebut, Direktur Pelayanan Komunikasi Masyarakat, Ditjen HAM Kementrian Hukum dan HAM RI, Iwan Santoso, Asisten Deputi Koordinator Pemajuan dan Perlindungan HAM, Kementrian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Rudy Syamsir, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan HAM, Kemenkopolhukam, Jusma Rizal, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Kanwil Kemenkumham Lampung, Fatmawati, Kepala Biro Pelayanan Korban LPSK, Sriyana serta Direktorat Alat dan Mesin Pertanian Kementrian Pertanian RI, Erna Riyanti.

Pada acara tersebut Direktur Pelayanan Komunikasi Masyarakat, Ditjen HAM Kementrian Hukum dan HAM RI, Iwan Santoso menjelaskan bahwa penyelesaian peristiwa Talangsari ini akan diselesaikan dengan jalan Non Yudisial. Perlu kami sampaikan bahwa dugaan pelanggaran HAM berat ini diselesaikan dengan Non Yudisial karena jika secara yudisial sudah tidak mungkin diselesaikan karena jika kita kembali, bukti-bukti yang lama itu sudah tidak ada sehingga menurut saya sudah tidak mungkin, jadi ini penyelesaian terbaik adalah secara Non Yudisial, ujar Iwan Santoso.

Iwan berharap di akhir penyelesaian ini didapati kesepakatan atau deklarasi bersama yang bisa dilaksanakan dalam waktu dekat nantinya. Kita berharap mudah-mudahan diakhir upaya kita dalam penyelesaian dugaan pelanggaran HAM berat yang terjadi di Talangsari ini, ada satu kesepakatan atau deklarasi bersama yang mana mudah-mudahan dalam waktu dekat Nanti bisa kita laksanakan, tambah Iwan Santoso.

Di tempat yang sama, mengawali sambutannya Zaiful menjelaskan, bahwa masyarakat Lampung Timur merasakan Talangsari sama dengan daerah-daerah yang ada di Kabupaten Lampung Timur lainnya yang mana tentunya Pemerintah Lampung Timur juga memperhatikannya. Namun Talangsari menjadi perhatian karena ada persoalan latar belakang yang terjadi pada tahun 1989 yang lalu. Zaiful menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sangat menyambut baik atas penyelesaian kasus Talangsari ini. Kami sangat menyambut baik atas penyelesaian kasus Talangsari ini yang mana diselesaikan dengan Non Yudisial karena inilah yang terbaik, dan pemerintah serta masyarakat Lampung Timur akan memberikan dukungan sepenuhnya atas penyelesaian ini dengan sebaik-baiknya, tegas Zaiful.

Terkait penyelesaian, Zaiful menjelaskan juga, bahwa ia beserta jajaran siap untuk membantu penyelesaian kasus Talangsari ini dengan sebaik-baiknya. Terkait dengan kegiatan-kegiatan yang ada di Lampung Timur kami mohon agar nanti dari Kementerian untuk bisa dikoordinasikan dengan OPD kami terkait, karena OPD kami siap 24 jam untuk membantu bersama pemerintah pusat dan daerah dalam rangka menyelesaikan kasus Talangsari ini dengan sebaik-baiknya, pungkas Zaiful Bokhari.(fk.nainggolan/anton)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top